Sekelompok Copet Amatir Beraksi dalam Film Operasi Pesta Copet
- 31 Jul 2026 23:38 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Bagaimana kalau sebuah festival musik yang dipenuhi puluhan ribu orang justru menjadi “ladang operasi” bagi sekelompok copet amatir? Premis inilah yang ditawarkan film Operasi Pesta Copet, film terbaru produksi Imajinari bersama Angin Segar dan Boss Creator. Bukan sekadar cerita kriminal yang dibumbui komedi, film ini membawa penonton masuk ke tengah hiruk-pikuk festival musik dan mengikuti aksi empat orang yang mencoba menjalankan operasi pencopetan dengan cara mereka sendiri. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 27 Agustus 2026.
Cerita berpusat pada empat anggota geng copet amatir, yakni Ijal yang diperankan Iqbaal Ramadhan, Adut oleh Kristo Immanuel, Tia oleh Zulfa Maharani, dan Melodi yang diperankan Kawai Labiba. Mereka menyamar sebagai penonton biasa di tengah kerumunan festival musik dengan target utama ponsel milik para pengunjung. Namun, semakin besar ambisi mereka, semakin rumit pula situasi yang harus dihadapi. Film ini tidak hanya menjadikan aksi mencopet sebagai bahan hiburan, tetapi juga mencoba melihat alasan dan tekanan kehidupan yang berada di balik pilihan para karakternya.
Yang membuat Operasi Pesta Copet berbeda adalah cara film ini diproduksi. Sebagian besar adegannya benar-benar direkam di tengah festival musik Pestapora, ketika lokasi dipenuhi puluhan ribu penonton. Artinya, para pemain dan kru tidak bekerja di tengah kerumunan figuran yang sudah diatur untuk kebutuhan kamera. Mereka harus menangkap momen nyata yang berlangsung di sebuah festival besar. Sutradara Edy Khemod bahkan menyebut proses tersebut tidak memberikan banyak ruang untuk mengulang adegan, sehingga setiap momen harus ditangkap dengan tepat.
Keberanian tersebut juga membuat film ini menjadi salah satu proyek paling ambisius Imajinari. Produser Ernest Prakasa, Dipa Andika, James Erlangga, dan Iqbaal Ramadhan terlibat dalam produksi film yang disebut sebagai proyek paling nekat sekaligus salah satu yang terbesar dari Imajinari. Menurut Ernest, gagasan film sebenarnya sudah muncul sejak 2023, tetapi baru dapat direalisasikan ketika kesempatan untuk melakukan pengambilan gambar di Pestapora 2025 terbuka. Situasi tersebut membuat batas antara film dan festival nyata menjadi semakin menarik untuk diperhatikan.
Menariknya lagi, para pemain tidak hanya mengandalkan koreografi dan teknik editing untuk membuat aksi pencopetan terlihat meyakinkan. Iqbaal Ramadhan mengungkapkan bahwa dirinya bersama pemain lain mengikuti workshop bersama pesulap Bow Vernon untuk mempelajari teknik mencopet secara realistis. Persiapan tersebut dilakukan karena tim film sejak awal ingin menghadirkan aksi yang terasa autentik di layar. Iqbaal sendiri memiliki peran ganda dalam proyek ini, yakni sebagai pemeran utama sekaligus menjalani debutnya sebagai produser.
Dengan menggabungkan komedi, kriminal, persahabatan, dan realitas kehidupan, Operasi Pesta Copet menawarkan perspektif yang cukup berbeda tentang dunia pencopetan. Di balik aksi mengejar ponsel di tengah konser, film ini mencoba memperlihatkan manusia-manusia yang berada di balik tindakan tersebut dan alasan yang mendorong mereka mengambil jalan yang salah. Ketika kerumunan festival berubah menjadi arena operasi, pertanyaannya bukan lagi sekadar apakah mereka berhasil mendapatkan barang incaran, tetapi apakah empat copet amatir ini mampu keluar dari operasi mereka sendiri tanpa berantakan. Film Operasi Pesta Copet dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....