Sentuhan Kearifan Lokal dalam Keseruan Card Game Kata Emak
- 10 Jul 2026 20:41 WIB
- Padang
Poin Utama
- Mengusung genre party game bertema belanja ke warung dengan kearifan lokal.
- Digagas oleh Dyan Rachmatullah sebagai proyek mainan papan untuk lomba karya tulis ilmiah dan tugas akhir kuliah, dengan misi mengedukasi nilai-nilai antikorupsi.
- Perannya telah meluas dari sekadar media edukasi anak menjadi sarana digital detox (interaksi bebas gawai) dan quality time yang efektif untuk membangun kedekatan di dalam keluarga maupun komunitas.
RRI.CO.ID, Padang - Menanamkan nilai-nilai edukasi positif kepada anak-anak tidak selalu harus melalui materi-materi yang serius. Justru dengan metode bermain, hal-hal positif yang ingin ditanamkan justru menjadi lebih dipahami bahkan dinikmati oleh semua orang seperti papan permainan bernama Kata Emak.
Ide awal pembuatan Kata Emak digagas oleh Dyan Rachmatullah sebagai sebuah media edukasi nilai anti korupsi. Pada mulanya proyek kreatif ini bukan berbentuk permainan kartu melainkan sebuah mainan papan untuk lomba karya ilmiah.
Nilai luhur kejujuran serta tanggung jawab disederhanakan agar mudah dipahami oleh anak usia sekolah dasar secara menyenangkan. Latar cerita dibuat sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari yaitu momentum seorang anak yang diminta berbelanja ke warung.
Proyek edukatif ini kemudian dikembangkan menggunakan material karton tebal dan plastik PVC saat memasuki masa tugas akhir kuliah. Dyan Rachmatullah terus menyempurnakan karyanya ke dalam berbagai tipe permainan yang jauh lebih praktis bagi para pemain.
Versi prototipe skripsi memiliki komponen lengkap mulai dari papan, dadu, spinner, kartu aksi, hingga figur karakter emak. Alur mekanik dice rolling and movement mensimulasikan perjalanan anak dari rumah menuju warung belanja yang penuh tantangan.
Pemain akan bertemu figur tukang jajanan atau ojek untuk mensimulasikan keputusan penting dalam mengatur uang dari ibu. Sementara itu spinner berfungsi sebagai penentu pilihan moral untuk menerima atau justru menolak godaan di sepanjang jalan.
Ketika dipamerkan pada ajang BEKRAF Game Prime 2018, prototipe permainan papan ini berhasil mendapatkan traksi yang sangat besar. Penerbit Segara Indonesia Games akhirnya merilis versi permainan kartu massal yang dinamis berkolaborasi dengan ilustrator wd.willy.
Versi komersial yang beredar sejak tahun 2019 ini dirancang sangat portabel tanpa menggunakan papan permainan sama sekali. Desain komponen di dalam kotak berisikan satu dek kartu belanjaan dengan visualisasi ilustrasi bahan dapur khas Indonesia.
Permainan seru ini dapat dimainkan oleh 2 hingga 6 orang dengan durasi bermain sekitar 15 menit saja. Target usia pemain adalah 9 tahun ke atas dengan mengusung genre party, speed, concentration, serta set collection.
Mekanik utama permainan ini mengharuskan setiap pemain menghafal urutan kata daging, tempe, telur, kerupuk, ikan, serta kangkung. Para pemain secara bergantian membuka tumpukan kartu mereka ke tengah meja sambil mengucapkan urutan kata wajib tersebut.
Seluruh pemain harus berkonsentrasi penuh untuk segera menepuk tumpukan kartu apabila gambar yang muncul sesuai kata diucapkan. Pemain dengan reaksi paling cepat dan tepat menepuk kartu akan berhasil mengamankan belanjaan untuk menjadi seorang pemenang.
Komunitas sering menerapkan aturan tambahan berupa penalti mengambil dua kartu dari tengah meja jika salah menepuk gambar. Fleksibilitas aturan lokal inilah yang membuat suasana bermain menjadi semakin seru, panik, sekaligus memicu gelak tawa bersama.
Berdasarkan data internal industri, Kata Emak Card Game sukses terjual sebanyak 10.000 unit sejak pertama kali dipublikasikan. Angka penjualan tersebut tergolong sangat fantastis dan menjadi pencapaian luar biasa untuk ukuran industri board game lokal.
Situs resmi Segara Indonesia Games kini mempromosikan produk ini sebagai media interaksi sosial bebas gawai yang sangat efektif. Melalui ulasan artikel terbarunya, permainan ini direkomendasikan sebagai opsi terbaik untuk sesi digital detox serta quality time.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....