Juminten Edan, Teror Trauma Masa Lalu yang Mengubah Menjadi Mimpi Buruk
- 26 Jul 2026 20:56 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Film horor-drama Juminten Edan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Juli 2026. Diproduksi Mercusuar Films bersama Digital Frame Production, film berdurasi 108 menit itu disutradarai Dedy Mercy dan Jonathan Ozoh dengan menggabungkan unsur horor mistis dan konflik psikologis yang sarat emosi.
Film ini mengisahkan Juminten, perempuan penyandang disabilitas tunawicara yang kembali ke kampung halamannya setelah delapan tahun merantau bersama suami, Manto, dan putri mereka, Saskia. Kepulangan yang semula disambut hangat keluarga berubah menjadi teror ketika Juminten mulai menunjukkan perilaku di luar kesadarannya hingga membahayakan orang-orang terdekat.
Berbeda dari film horor pada umumnya, Juminten Edan tidak hanya menghadirkan teror supranatural, tetapi juga mengangkat trauma masa lalu sebagai sumber utama konflik. Penonton diajak mengikuti misteri yang terus berkembang untuk mencari jawaban apakah Juminten benar-benar kerasukan atau tengah berjuang menghadapi luka batin yang selama ini dipendam.
Film tersebut dibintangi Meisya Amira sebagai Juminten dan Dimas Aditya sebagai Manto. Sejumlah aktor lain seperti Anne J. Coto, Sharon Jovian, Kukuh Prasetyo, Deden Bagaskara, Bambang Oeban, dan Wina Marrino turut memperkuat dinamika cerita melalui konflik keluarga yang emosional.
Selain menyuguhkan suasana mencekam, film ini juga mengangkat pesan tentang pentingnya menghadapi trauma dan membuka ruang komunikasi dalam keluarga. Luka yang terus dipendam digambarkan dapat berkembang menjadi ancaman, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya.
Melalui perpaduan horor, misteri, dan drama keluarga, Juminten Edan berupaya menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda. Ketegangan yang dibangun tidak hanya berasal dari unsur mistis, tetapi juga dari pergulatan psikologis tokoh utamanya.
Bagi pencinta film horor Indonesia, Juminten Edan menjadi salah satu pilihan tontonan yang menawarkan lebih dari sekadar adegan menegangkan. Film ini menyajikan kisah tentang trauma, rasa bersalah, dan rahasia keluarga yang perlahan terungkap hingga akhir cerita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....