LASTRI: ARWAH KEMBANG DESA – ketika Dendam yang Dipendam Puluhan Tahun Kembali Menag
- 26 Jul 2026 14:15 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Tidak semua arwah gentayangan hadir untuk menebar ketakutan. Ada pula yang kembali karena luka, fitnah, dan ketidakadilan yang tak pernah menemukan akhir. Itulah benang merah yang diangkat dalam LASTRI: ARWAH KEMBANG DESA, film horor terbaru produksi Abelle Pictures yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026. Disutradarai oleh Hendri Tivo, film ini menawarkan horor psikologis yang mengandalkan atmosfer mencekam dan emosi mendalam, bukan sekadar rentetan jumpscare.
Cerita membawa penonton ke sebuah desa yang selama puluhan tahun menyimpan rahasia kelam. Sosok Lastri, perempuan yang dahulu dikenal sebagai kembang desa, hidupnya hancur akibat iri hati, fitnah, dan pengkhianatan orang-orang di sekitarnya. Tiga dekade kemudian, kemunculan kembali arwah Lastri bukan hanya menghadirkan teror, tetapi juga membuka tabir kebenaran yang selama ini dikubur rapat. Setiap kejadian ganjil seolah menjadi pesan bahwa dosa masa lalu tak pernah benar-benar hilang.
Yang membuat LASTRI: ARWAH KEMBANG DESA terasa berbeda adalah cara film ini membangun rasa takut secara perlahan. Sutradara Hendri Tivo memilih menghadirkan suasana yang terus menghantui, membuat penonton merasa tidak nyaman sejak awal hingga akhir. Sosok Lastri digambarkan bukan sekadar hantu, melainkan simbol luka yang terus hidup, sementara bayang-bayang Turenggo menjadi representasi rahasia yang selalu berusaha disembunyikan namun akhirnya muncul ke permukaan.
Film ini dibintangi oleh Hana Saraswati, Yama Carlos, Ratu Meta, Rizal Djibran, Audy Bella, Nando Hilmy, Debby Sahertian, dan Ingrid Wijanarto. Selain menghadirkan jajaran pemain berpengalaman, film ini juga menjadi salah satu karya layar lebar terakhir almarhum Gary Iskak, sehingga memberikan nilai emosional tersendiri bagi para penggemar perfilman Indonesia.
Di balik kisah mistisnya, LASTRI: ARWAH KEMBANG DESA menyampaikan pesan bahwa kebencian, iri hati, dan fitnah dapat meninggalkan luka yang melampaui kematian. Film ini mengingatkan bahwa kebenaran mungkin bisa disembunyikan untuk sementara, tetapi pada akhirnya akan selalu menemukan jalannya untuk terungkap. Perpaduan drama, misteri, dan horor psikologis membuat ceritanya terasa lebih dalam dibanding sekadar kisah tentang arwah penasaran.
Bagi pencinta film horor Indonesia, LASTRI: ARWAH KEMBANG DESA menjadi salah satu tontonan yang patut dinantikan pada Juli 2026. Dengan atmosfer yang kelam, konflik emosional yang kuat, serta misteri yang perlahan terkuak, film ini mengajak penonton menyadari bahwa terkadang teror paling mengerikan bukan berasal dari dunia gaib, melainkan dari kejahatan manusia yang meninggalkan luka abadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....