Mengelola Jam Bermain Anak agar Sesuai dengan Kondisi Fisik

  • 14 Mei 2026 14:07 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Bermain merupakan bagian penting dalam tumbuh kembang anak karena membantu meningkatkan kemampuan fisik, sosial, dan emosional. Namun, waktu bermain yang berlebihan tanpa memperhatikan kondisi tubuh dapat membuat anak kelelahan dan memengaruhi kesehatannya.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, anak membutuhkan keseimbangan antara aktivitas fisik, waktu istirahat, dan tidur yang cukup untuk mendukung pertumbuhan optimal. Anak usia dini umumnya memerlukan waktu tidur sekitar 10–13 jam per hari, termasuk tidur siang.

Salah satu langkah penting adalah mengenali kondisi fisik anak sebelum menentukan durasi bermain. Jika anak terlihat lelah, mengantuk, atau kurang fit, orang tua sebaiknya mengurangi aktivitas fisik yang terlalu berat.

Selain itu, orang tua dapat membuat jadwal bermain yang teratur agar anak terbiasa dengan pola aktivitas yang seimbang. Pembagian waktu antara bermain, belajar, makan, dan istirahat membantu menjaga kondisi tubuh anak tetap stabil.

Memilih jenis permainan yang sesuai dengan usia dan stamina anak juga sangat penting. Permainan aktif seperti berlari atau bersepeda dapat dilakukan dalam durasi tertentu, sedangkan permainan yang lebih tenang dapat menjadi pilihan saat anak mulai lelah.

Menurut World Health Organization, anak usia dini dianjurkan melakukan aktivitas fisik aktif minimal 180 menit per hari dengan intensitas yang disesuaikan. Namun, aktivitas tersebut tetap perlu diimbangi dengan waktu istirahat yang cukup.

Orang tua juga perlu memastikan anak tetap terhidrasi dan mengonsumsi makanan bergizi setelah bermain. Asupan nutrisi yang baik membantu memulihkan energi dan menjaga daya tahan tubuh anak.

Dengan pengelolaan waktu bermain yang tepat, anak dapat tetap aktif tanpa mengorbankan kesehatan fisiknya. Keseimbangan aktivitas dan istirahat menjadi kunci penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....