Perayaan Hari Buruh Internasional dan Fakta Unik Sejarahnya

  • 30 Apr 2026 09:17 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang — Masyarakat dunia merayakan Hari Buruh Internasional setiap tanggal satu Mei dengan penuh antusiasme. Momentum tahunan ini menjadi simbol perjuangan para pekerja demi mendapatkan hak yang lebih layak.

Sejarah mencatat bahwa peringatan ini bermula dari aksi demonstrasi besar di Chicago tahun 1886. Ribuan buruh menuntut pemberlakuan delapan jam kerja sehari agar kehidupan mereka menjadi lebih seimbang.

Bermula dari tuntutan delapan jam kerja yang kini telah menjadi standar global. Sebelum aturan ini ada, banyak buruh harus bekerja hingga enam belas jam dalam sehari.

Selain sejarah perjuangan, terdapat fakta unik mengenai penggunaan bunga mawar merah saat aksi massa. Bunga tersebut menjadi simbol solidaritas dan kasih sayang antar sesama pekerja di berbagai negara.

Di Indonesia sendiri, Hari Buruh telah ditetapkan sebagai hari libur nasional sejak tahun 2014. Kebijakan ini diambil pemerintah untuk menghormati kontribusi besar para pekerja terhadap ekonomi nasional.

Kanada memiliki tradisi yang sedikit berbeda karena mereka merayakan Hari Buruh pada bulan September. Perbedaan waktu ini terjadi karena alasan historis yang berkaitan dengan gerakan serikat pekerja lokal.

Kini perayaan May Day tidak hanya berisi aksi unjuk rasa di jalanan kota besar. Banyak lembaga menyelenggarakan festival musik dan kegiatan sosial untuk mempererat hubungan industrial yang harmonis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....