Ghost In The Cell Kutukan Bagi Mereka yang Korupsi

  • 17 Apr 2026 14:09 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Film Ghost in the Cell menghadirkan rangkaian peristiwa yang terjadi di sebuah lembaga pemasyarakatan. Sajian ketelanjangan dan kekerasan ditampilkan secara gamblang, namun justru menjadi daya tarik yang membangun intensitas cerita.

Film garapan Joko Anwar ini resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 16 April 2026. Deretan pemain yang terlibat antara lain Abimana Aryasatya, Lukman Sardi, Morgan Oey, Aming, Tora Sudiro, Bront Palarae, Danang Suryonegoro, Endy Arfian, dan Mike Muliadro.

Peran yang paling mencolok ditampilkan oleh Aming sebagai Tokek yang tampil seram dan intimidatif. Karakter tersebut sudah diperlihatkan sejak awal film sebagai algojo dengan pembawaan yang memperkuat nuansa horor.

Di sisi lain, Abimana Aryasatya juga menampilkan karakter kuat sebagai Anggoro. Ia digambarkan sebagai sosok pemimpin yang selalu berada di garis depan dalam melindungi dan membantu sesama penghuni lapas.

Film ini sarat dengan satir yang disampaikan secara lugas namun tetap mudah dipahami. Berbagai celetukan menghadirkan humor yang menyinggung isu kebijakan pemerintah hingga dinamika sosial seperti suku dan agama.

Unsur horor dalam film ini tampil berbeda dibanding karya Joko Anwar sebelumnya. Tanpa mengandalkan jumpscare, rasa takut dibangun melalui ketidakpastian situasi serta adegan kekerasan brutal yang menghadirkan nuansa gore.

Secara keseluruhan, Ghost in the Cell menawarkan warna baru dalam perfilman horor Indonesia. Film ini tidak hanya menghadirkan ketegangan, tetapi juga menyelipkan humor di tengah situasi mencekam hingga membawa penonton larut dalam konflik dan penyelesaiannya.

Tak heran, film ini dibeli hak tayangnya oleh 86 negara. Hal ini menunjukkan bahwa film Indonesia semakin berkembang dan diminati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....