Nikita Mirzani Kembali ke Film Layar Lebar

  • 11 Jun 2025 17:07 WIB
  •  Padang

KBRN Padang : Bersiaplah untuk menghadapi horor yang bukan hanya mengguncang secara visual, tetapi juga menyentuh relung paling dalam dari keyakinan manusia. Syirik Danyang Laut Selatan, film horor terbaru garapan sutradara dan penulis Hestu Saputra akan tayang pada Juni 2025 dan siap membawa penonton dalam perjalanan spiritual yang gelap, menegangkan, dan penuh perenungan.

Mengangkat tema besar tentang kesyirikan, film ini bukan sekadar menghadirkan teror gaib biasa. Terinspirasi dari kisah nyata, film ini mengeksplorasi bagaimana manusia bisa tersesat dalam bisikan halus kekuatan gelap.

Bukan karena kerasukan, tetapi karena iman yang mulai retak secara perlahan. Nuansa horor psikologis yang kental menjadi daya tarik utama membedakannya dari film-film horor mainstream.

Penonton tidak hanya akan terkejut oleh penampakan dan teror fisik, namun akan dibawa menyelami pergulatan batin, kebimbangan spiritual, dan dilema moral sang tokoh utama. Ketika menghadapi realitas yang menyesatkan.

Di balik layar, film ini diproduseri oleh Chandir Bhagwandas dan diproduksi oleh Ganesa Perkasa Films. Dua nama yang berkomitmen menghadirkan karya sinematik berkualitas tinggi dengan pesan yang menggugah kesadaran.

Antusiasme publik terhadap film ini sudah mulai terasa sejak diumumkannya judul dan konsep film ini. Di berbagai platform digital, diskusi dan spekulasi tentang cerita, simbolisme, serta pesan-pesan tersembunyi dalam film ini telah menciptakan gelombang rasa ingin tahu yang luar biasa.

Masyarakat tidak hanya penasaran bagaimana unsur ritual laut selatan danyang akan divisualisasikan, tetapi juga bagaimana tema spiritual ini akan menyentuh realitas kehidupan sehari-hari. Didukung oleh deretan aktor dan aktris berpengalaman, film ini menjanjikan penampilan emosional yang kuat dan penuh makna.

Teuku Rassya berperan sebagai Said, Richelle Skornicki berperan sebagai Sari, Kinaryosih berperan sebagai Santika, Nikita Mirzani sebagai Ningsih, Donny Alamsyah sebagai Ki Dalang dan Totos Rasiti sebagai Pak Lurah.

Dengan visual menakutkan yang tetap elegan, tata suara menghantui, dan naskah penuh muatan moral. FilmSyirik Danyang Laut Selatan tidak hanya menyajikan ketegangan, tetapi juga mengajak penonton merenungi sejauh mana kita memahami makna iman dan sejauh apa godaan bisa menggerogoti kepercayaan kita.

Bahkan tanpa kita sadari, film ini bukan hanya hiburan, melainkan peringatan. Sinematik yang kuat tentang pentingnya kewaspadaan terhadap jalan pintas spiritual, godaan kekuasaan batin, dan ilusi pertolongan dari kekuatan yang kelam.

Apakah manusia bisa benar-benar tahan terhadap tipu daya yang membungkus dirinya dalam dalih keselamatan dan kemuliaan? Syirik bukan sekadar tontonan,ini adalah pengalaman, sebuah doa yang berubah menjadi jeritan, sebuah niat baik yang berbelok menuju kegelapan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....