Menunaikan Haji Sambil Merawat Cinta Seumur Hidup
- 05 Mei 2026 07:16 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Di sudut Aula Asrama Haji Embarkasi Padang, seorang perempuan paruh baya tampak sigap mendorong kursi roda suaminya menuju ruang boarding. Sesekali ia membetulkan posisi selimut di pangkuan sang suami, lalu tersenyum lembut saat lelaki yang mendampinginya selama puluhan tahun itu menoleh pelan ke arahnya. Tidak ada keluhan di wajahnya, hanya ketulusan yang terpancar dari sorot mata Nini Mushani (62).
Bagi jemaah haji kelompok terbang (kloter) 8 asal Kota Padang itu, perjalanan menuju Tanah Suci bukan hanya tentang memenuhi panggilan Allah SWT. Di balik ihram dan koper yang dibawanya, tersimpan sebuah pengabdian panjang seorang istri kepada pasangan hidupnya. “Selama ini saya diratukan, maka sudah seharusnya kini saya merajakannya,” ujar Nini.
Kalimat sederhana itu menyimpan kisah cinta yang hangat. Setelah menunggu selama 14 tahun sejak mendaftar haji pada 2012, Nini akhirnya berkesempatan menunaikan ibadah haji bersama sang suami tercinta, Syafei Nawa’an (67).
Perempuan yang merupakan pensiunan guru SMK itu mengaku sangat bersyukur dapat berangkat ke Tanah Suci bersama lelaki yang selama ini mendampinginya dalam suka dan duka kehidupan rumah tangga. Raut haru dan bahagia terlihat di wajahnya.
Sesekali ia memastikan kondisi suaminya tetap nyaman di kursi roda. Baginya, melayani suami selama berhaji adalah bentuk cinta dan bakti yang lahir dari hati. “Ibu sangat bahagia, akhirnya bisa berangkat haji bersama suami,” tuturnya.
Di Tanah Suci nanti, Nini telah menyiapkan doa-doa terbaik untuk pendamping hidupnya itu. Ia berharap sang suami diberi kesehatan dan kekuatan agar mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar. “Saya berharap dan terus berdoa agar suami senantiasa dilimpahkan kesehatan serta kekuatan fisik untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah,” katanya penuh harap.
Di tengah ribuan jemaah yang bersiap menuju Baitullah, kisah Nini menjadi cerita tentang cinta yang tumbuh dalam kesetiaan. Bahwa ibadah haji tak hanya perjalanan spiritual kepada Sang Pencipta, tetapi juga ruang pengabdian antarsesama, terutama kepada pasangan hidup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....