Wisata Lubuk Lukum Kembali Ramai, Berjuang Pulihkan Ekonomi Pascabencana
- 27 Apr 2026 17:43 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kawasan wisata pemandian alam Lubuk Lukum di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mulai kembali ramai dikunjungi wisatawan. Aktivitas ini kembali menggeliat setelah sempat terdampak banjir bandang pada November 2025 lalu.
Kawasan wisata yang berada di aliran Sungai Batang Air Dingin ini dikenal sebagai destinasi favorit masyarakat karena keindahan alamnya dan jernihnya air sungainya. Namun, bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir tahun lalu merusak berbagai fasilitas wisata dan lapak pedagang di lokasi tersebut.
Salah seorang pedagang, Lasraini, mengaku masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi keluarganya setelah terdampak bencana. Ia kehilangan rumah sekaligus tempat usahanya akibat derasnya arus sungai saat banjir terjadi.
"Dulu pendapatan kami bisa sampai Rp5 juta sehari, sekarang paling Rp1 juta, kadang hanya Rp500 ribu,” ujar Lasraini saat ditemui di lokasi. Ia menambahkan, kondisi saat ini mulai membaik, namun belum sepenuhnya pulih seperti sebelum bencana.
Meski masih dihantui rasa takut, Lasraini memilih kembali berjualan demi memenuhi kebutuhan hidup. “Takut sih ada, cuma ini tuntutan ekonomi, kalau tidak bangkit, bagaimana cara hidup lagi,” kata Lasraini, Minggu 26 April 2026.
Saat ini, Lasraini tinggal di hunian sementara di kawasan Kampung Nelayan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah. Dengan lapak sederhana di tepi sungai, ia berharap meningkatnya kunjungan wisatawan dapat membantu memulihkan pendapatan keluarganya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung dari Kabupaten Pesisir Selatan, Zul, menilai kondisi kawasan wisata Lubuk Lukum sudah mulai membaik dan layak dikunjungi. Ia mengatakan, “Saat ini masih aman dan bagus, lumayan untuk datang bersama keluarga.”
Meski demikian, Zul mengaku tetap memiliki kekhawatiran saat berwisata di lokasi tersebut. “Pasti ada rasa khawatir, apalagi ini pernah terjadi banjir bandang, jadi perlu pengamanan terutama untuk anak-anak,” ujarnya.
Sebagai upaya pemulihan pascabencana, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melakukan penanganan di aliran Sungai Batang Air Dingin. Penanganan tersebut meliputi normalisasi alur sungai, pembersihan material sisa banjir, serta penguatan tebing di sejumlah titik rawan.
Langkah ini dilakukan menyusul perubahan aliran sungai akibat banjir bandang yang berpotensi menimbulkan risiko bencana lanjutan. Pemerintah berharap upaya tersebut dapat mengurangi risiko bencana sekaligus mendukung pemulihan aktivitas masyarakat di kawasan wisata Lubuk Lukum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....