Ollin, Digitalisasi Layanan untuk Akselerasi Kemajuan Nagari

  • 19 Mar 2025 10:48 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Perkembangan teknologi digital telah menyentuh ke segala bidang kehidupan masyarakat mulai dari canggihnya beragam gawai yang terus hadir dengan bermacam fitur menarik, hingga dunia perbankan melalui ragam layanan bersifat digital. Semua itu tentu dihadirkan dengan tujuan agar lebih memudahkan masyarakat atau pengguna jasa dalam melakukan aktifitasnya.

Salah satu teknologi digital yang saat ini juga menjadi produk unggulan dari perbankan adalah teknologi aplikasi mobile banking. Jenis teknologi ini menawarkan bermacam kemudahan bertransaksi bagi nasabah hingga mereka nyaris tak perlu meninggalkan tempat atau rumah mereka dalam melakukan transaksi keuangan saat ini.

Sejarah Mobile Banking

Teknologi mobile banking atau perbankan seluler menurut catatan sejarah untuk pertama kali hadir dan ditawarkan pada tahun 1999 dengan cara memanfaatkan mekanisme protocol aplikasi nirkabel atau Wireless Aplication Protocl (WA). Pada awalnya teknologi ini ditawarkan, dan banyak dimanfaatkan oleh bank-bank yang ada di Negara-negara Eropa. Sementara teknologi ini mulai diperkenalkan dan dimanfaatkan di Indonesia pada tahun 2011.

Pada saat itu, salah satu Bank Swasta besar yang ada di Indonesia meluncurkan aplikasi mobile bankingnya sendiri ke para nasabahnya melalui aplikasi yang dapat diakses melalui ponsel Blackberry. Setelah itu melalui pembaharuan serta perbaikan, pada tahun 2012 aplikasi tersebut sudah bisa diakses pula oleh pengguna ponsel berbasis Android dan iPhone.

Setelah itu, perkembangan penggunaan mobile banking berbasis ponsel oleh pihak perbankan mulai bertumbuh. Satu persatu bank-bank yang ada di Indonesia mulai menghadirkan produk layanan aplikasi mobile bankingnya masing-masing dengan beragam tawaran kemudahan akses dan bermacam jenis transaksi melalui aplikasi mereka.

Tidak terkecuali Bank Nagari, bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.

Sejarah Perjalanan Bank Nagari

Bank Nagari yang dikenal masyarakat saat ini, awalnya didirikan dengan nama PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat. Bersumber dari situs milik Bank Nagari, pendirian PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat atau disingkat BPD Sumbar tercatat resmi didirikan pada tanggal 12 Maret 1962 yang dipelopori oleh Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat beserta tokoh masyarakat serta dukungan dari para pimpinan bank swasta yang ada di Sumatera Barat saat itu.

Sejak saat itu, telah banyak produk perbankan serta layanan jasa keuangan yang dimanfaatkan oleh masyarakat yang ada di seluruh wilayah Sumatera Barat. Tercatat pada tahun 1996, bank ini menjadi bank pembangunan daerah pertama di Indonesia yang membuka cabang di luar wilayah asalnya Sumatera Barat, yaitu cabang di Jakarta serta di Pekanbaru.

Di tahun 2021, nama BPD Sumatera Barat berganti menjadi Bank Nagari. Hal ini berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diselenggarakan saat itu, sehingga nama Bank Nagari digunakan hingga saat ini.

Gedung Kantor Pusat Bank Nagari dengan warna identitas dan logo identitas baru pasca penggantian nama dari BPD Sumatera Barat yang terjadi pada tahun 2021. (Foto : RRI Padang/Wahyudi Maswar)

Ollin Bank Nagari, Akselerasi Kemajuan Nagari

Bank Nagari mulai memperkenalkan layanan mobile bankingnya kepada nasabah serta masyarakat Sumatera Barat pada tahun 2018. Saat itu layanannya diberi nama Nagari Mobile Banking yang dihadirkan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan berbagai bentuk transaksi keuangan cukup dengan menggunakan perangkat yang mobile seperti telepon seluler.

Menurut data yang ada, sejak diperkenalkan dan diluncurkannya Nagari Mobile Banking, jumlah pengguna layanan ini dari Maret 2020 hingga akhir Desember 2020 mengalami kenaikan yang signifikan mencapai 61% dari 54 ribu orang nasabah menjadi 87 ribu lebih pengguna aplikasi ini.

Hal ini terjadi tentu dikarekanan banyak manfaat yang bisa diperoleh para nasabah dari aplikasi yang mereka gunakan dalam bertransaksi. Semua lapisan masyarakat memanfaatkan fitur-fitur yang ada dalam Nagari Mobile Banking ini, mulai dari Aparatur Sipil Negara, pegawai swasta, para pedagang, nelayan, hingga mahasiswa.

Khususnya para mahasiswa, dengan hadirnya layanan aplikasi Nagari Mobile Banking tentu menjadi sebuah pengakuan terhadap tren saat ini yang mana untuk melakukan transaksi keuangan tidak perlu uang fisik, tidak harus keluar dari rumah, dan cukup melakukannya dengan gerakan jari yang sederhana.

Akselerasi terus dilakukan oleh Bank Nagari dalam rangka peningkatan kualitas layanan dan juga pembaruan teknologi bagi nasabahnya. Salah satunya adalah transformasi aplikasi mobile banking milik bank yang berbasis di Sumatera Barat ini. Pada awal tahun 2025 tepatnya di bulan Januari, sebuah aplikasi baru secara resmi hadir sebagai produk digital teranyar dari Bank Nagari.

Aplikasi mobile banking terbaru dari Bank Nagari ini bernama Ollin. Ollin sendiri merupakan representative dari istilah All In dimana maksudnya adalah hanya dengan satu aplikasi, semua kebutuhan dan keperluan sudah All In atau sudah tersedia di dalam aplikasi tersebut. Aplikasi Ollin ini telah lebih disempurnakan dari aplikasi Nagari Mobile Banking, karena fitur dan menunya lebih lengkap, layanan dan produknya pun juga telah ditambah dan lebih banyak sehingga lebih memudahkan nasabah.

Kemudahan inilah yang dirasakan oleh Rafsan, salah seorang mahasiswa dari Poltek Padang yang selama ia berkuliah menjadi sangat terbantu dengan layanan mobile banking dari Bank Nagari. Ia setiap semesternya selalu membayar uang kuliahnya melalui Bank Nagari sebagai bank yang ditunjuk pihak kampus sebagai lembaga penerima biaya kuliah. Menurutnya, proses pembayaran uang kuliah menjadi lebih mudah dan tidak merepotkan, apalagi jika menggunakan Ollin.

“Awalnya saya membayar uang kuliah dengan cara menyetornya ke kantor Bank Nagari yang di jalan Pemuda. Tapi, saat saya install aplikasi Ollin di gawai saya, kemudian saya aktifkan, ternyata transaksi melalui aplikasi ini menjadi lebih mudah, apalagi aplikasinya mudah untuk dipakai”, jawab Rafsan saat ditanya bagaimana pengalamannya menggunakan Ollin.

Mudahnya pengoperasian aplikasi Ollin oleh semua tingkat lapisan masyarakat, tentu akan berdampak pada frekwensi transaksi yang dilakukan melalui aplikasi unggulan dari Bank Nagari tersebut. Beragam bentuk transaksi bisa dilakukan hanya dengan satu aplikasi, mulai dari transfer uang baik sesama Bank Nagari atau ke bank lain, layanan pembayaran digital, e-commerce yang tentunya sangat berdampak pada akselerasi jasa pada bidang keuangan. Tentunya juga akan berdampak pada akselerasi finansial pembangunan daerah.

Salah satu sudut layanan digital yang tersedia di kantor Bank Nagari untuk melayani nasabah. (Foto : RRI Padang/ Wahyudi Maswar)

Memang jika ditilik secara detil, hadirnya aplikasi Ollin tidak terlalu signifikan dampak langsungnya kepada daerah. Namun meskipun tidak terlalu berdampak, namun dengan fungsi Bank Nagari sendiri sebagai pembayaran terkait penerimaan daerah maupun Negara berupa pajak makin mudah dengan menggunakan aplikasi Ollin. Secara tidak langsung, peran dari Ollin dalam salah satu poin akselerasi pembangunan daerah menjadi terasa.

Bank Nagari sebagai bank daerah dengan layanan berskala nasional, pastinya juga selalu melakukan berbagai bentuk kolaborasi dengan banyak pihak. Kolaborasi yang dilakukan tentunya bertujuan untuk mengakselerasi beragam layanan finansial bagi masyarakat yang ada di Sumatera Barat. Mulai dari pemerintah daerah, pihak swasta, lembaga keuangan lain, institusi pendidikan hingga para pelaku UMKM telah berkolaborasi dengan Bank Nagari melalui beragam layanan perbankan yang dimilikinya.

Sehingga moto Bank Nagari yang berbunyi “Bersama Membina Citra Membangun Negeri” benar-benar bisa terwujud. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun citra pelayanan terbaik akan mengakselerasi semua lini dalam upaya untuk terus membangun negeri sehingga Sumatera Barat semakin maju. Pada akhirnya, melalui tema Tumbuh Berkolaborasi, Maju dengan Akselerasi di usianya yang ke-63 tahun, semakin bertumbuh melalui kolaborasi pada semua sisi yang pada akhirnya akan berdampak pada semakin cepatnya kemajuan yang ingin digapai demi kesejahteraan seluruh masyarakat Sumatera Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....