Inspirasi Fatihah Kitchen: Resep Tangguh Hadapi Tantangan Usaha

  • 07 Okt 2026 11:27 WIB
  •  Padang
Poin Utama
  • Dona Safira mendirikan Fatihah Kitchen setelah terkena PHK pada tahun 2022, merintis bisnis dari jualan mi ayam hingga berkembang ke produk kuliner lainnya.
  • Pembinaan oleh pendamping Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang (Beni Herlian) meliputi pemanfaatan teknologi AI untuk pembuatan logo hemat biaya dan promosi media sosial harian dengan prinsip amati, tiru, dan modifikasi.
  • Menghadapi tantangan masuk ke swalayan modern akibat syarat izin BPOM terkait dapur produksi terpisah.

RRI.CO.ID, Padang - Gelombang pemutusan hubungan kerja pada tahun 2022 justru menjadi titik awal keberhasilan seorang wanita gigih asal Kota Padang. Dona Safira memilih bangkit dari keterpurukan ekonomi dengan mendirikan usaha kuliner mandiri berdasarkan hobi memasak yang sangat digemarinya.

Kisah inspiratif mengenai perjalanan bisnis kuliner tersebut disiarkan langsung melalui program UMKM BICARA di RRI Pro 1 Padang. Dalam siaran yang berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026 tersebut, Dona membagikan rekam jejak Fatihah Kitchen yang berawal dari warung mi ayam.

Demi menyajikan cita rasa gurih autentik Dona bahkan rela menimba ilmu pembuatan pempek langsung ke Kota Palembang Sumatera. Perjuangan gigih dan pantang menyerah tersebut membuahkan hasil manis karena hidangan olahannya sangat diminati oleh para pelanggan setia.

Meskipun tidak mengandalkan daging ikan tenggiri yang mahal ia tetap sanggup menghasilkan olahan pempek bertekstur lezat dan gurih. Pempek lezat buatan Fatihah Kitchen dipasarkan dengan harga sangat terjangkau yaitu Rp2.000 per buah atau Rp12.000 per porsi.

Satu porsi hidangan pempek lezat nan hemat tersebut berisi 5 buah pempek yang disajikan lengkap bersama kuah cuko. Selain pempek Fatihah Kitchen juga memproduksi kudapan bolu pisang premium dengan variasi toping keju gurih serta cokelat manis.

Masyarakat Kota Padang dapat membeli aneka hidangan lezat tersebut secara langsung di Komplek Jondul Rawang Blok WW 14. Pemesanan secara daring juga dilayani melalui akun Instagram Dona Safira serta saluran perpesanan WhatsApp demi kemudahan seluruh pelanggan.

Keberhasilan Fatihah Kitchen dalam menaikkan kelas usahanya tidak terlepas dari peran aktif pihak pendamping UMKM di Kota Padang. Beni Herlian selaku pendamping dari Dinas Koperasi dan UKM wilayah Padang Selatan 1 memberikan pembinaan bisnis secara intensif.

Para pelaku usaha mikro diajarkan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan AI dalam merancang logo merek bisnis yang sangat menarik. Pemanfaatan teknologi canggih tersebut sangat membantu pelaku UMKM memangkas biaya desain tanpa perlu menyewa jasa desainer grafis mahal.

Pendampingan dari dinas terkait juga menekankan pentingnya konsistensi promosi digital harian di berbagai platform media sosial secara berkelanjutan. Strategi pemasaran unggulan tersebut menerapkan prinsip amati tiru dan modifikasi agar produk kuliner lokal semakin dikenal luas masyarakat.

Meskipun memiliki prospek usaha cukup cerah Fatihah Kitchen masih menghadapi kendala besar untuk menembus jaringan pasar swalayan modern. Sebab persyaratan sertifikasi perizinan BPOM memerlukan kriteria dapur produksi khusus yang terpisah sepenuhnya dari tempat tinggal rumah tangga.

Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang terus membantu memfasilitasi akses permodalan usaha kepada berbagai lembaga keuangan yang terpercaya. Pencatatan pembukuan keuangan yang rapi dan sehat menjadi syarat utama agar pelaku usaha mikro mudah memperoleh pinjaman perbankan.

Perjuangan Dona Safira membuktikan bahwa kerja keras dan keterbukaan terhadap teknologi mampu membawa UMKM lokal tumbuh berkembang pesat. Semangat pantang menyerah tersebut diharapkan dapat menginspirasi para pelaku usaha kecil lainnya di Indonesia untuk terus berkarya maju.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....