115 Miliar Rupiah Disiapkan Pulihkan 38 Ribu UMKM Sumbar
- 04 Okt 2026 06:47 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Pusat menyiapkan dukungan Rp 115 miliar bagi 38 ribu UMKM di Sumatera Barat (Sumbar) yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diarahkan tidak hanya untuk pemulihan modal usaha, tetapi juga peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu kembali berproduksi dan memperluas pasar.
Sebanyak 800 pelaku UMKM terdampak bencana mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas wirausaha di Universitas Andalas (Unand) Jumat, 2 Oktober 2026. Pelatihan tersebut mencakup peningkatan produksi, perluasan akses pasar, literasi keuangan, serta akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Moraza mengatakan, dukungan pemerintah harus dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan agar UMKM tidak hanya kembali berusaha, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing. Pelaku usaha didorong memperbaiki kualitas produk dan kemasan, meningkatkan efisiensi produksi, serta memanfaatkan kanal digital untuk memperluas pasar.
“Produksi harus semakin baik, produk semakin kompetitif, pasar semakin luas, dan pendapatan semakin kuat,” ucapnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, M. Riza Damanik mengatakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam pemulihan UMKM terdampak bencana. Menurutnya, bantuan pembiayaan perlu disertai kemampuan pengelolaan usaha agar dukungan pemerintah dapat menghasilkan pemulihan yang berkelanjutan.
“Tidak cukup dari sisi pembiayaan saja, tentu penting juga untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya,” ujarnya.
Disamping itu, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, pemulihan tidak sekadar mengembalikan kondisi usaha sebelum bencana, tetapi juga membentuk UMKM yang lebih kuat, adaptif, dan mampu menjangkau pasar lebih luas.
“Jangan takut untuk memulai kembali. Dan jangan biarkan bencana menghentikan langkah-langkah kita,” katanya.
Sedangkan Rektor Unand, Dr. Efa Yonnedi menyampaikan untuk mendukung pemulihan, pihaknya menyediakan ekosistem pendampingan melalui Science Techno Park, inkubator bisnis, laboratorium, serta kepakaran lintas bidang. Dukungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengembangan dan pengujian produk, perlindungan kekayaan intelektual, serta pendampingan usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....