Trik Scale Up Kuliner Rumahan Menjadi Produk Siap Edar
- 15 Sep 2026 09:58 WIB
- Padang
Poin Utama
- Bisnis Atolla's Frozen Food and Cake dirintis oleh Armadila Kurniasari sejak tahun 2015, berawal dari keinginan anak pertamanya yang ingin belajar berjualan.
- Memperluas jangkauan pasar menggunakan skema konsinyasi di kedai-kedai kopi Kota Padang, dibantu promosi ke lingkungan sekolah dan kampus.
- Keberhasilan pengembangan bisnis kuliner rumahan didorong oleh konsistensi kualitas produk, kelengkapan legalitas, sinergi dengan pendamping, serta keterbukaan terhadap inovasi pemasaran digital.
RRI.CO.ID, Padang - Program siaran UMKM Bicara RRI Pro 1 Padang menghadirkan kisah inspiratif tentang pengembangan bisnis kuliner lokal. Acara yang mengudara pada Senin, 14 September 2026 ini mengupas tuntas trik mengubah resep rumahan menjadi produk berkualitas.
Perjalanan bisnis Atolla's Frozen Food and Cake berawal dari inisiatif mulia seorang perempuan bernama Armadila Kurniasari yang biasa dipanggil Dila pada tahun 2015 silam. Sang pemilik memulai langkah usahanya setelah terinspirasi oleh semangat anak pertamanya yang ingin belajar berjualan.
Kreativitas usaha rumahan ini terus berkembang pesat dari sekadar menjual puding cup hingga aneka olahan camilan lezat. Atolla's kini juga telah memproduksi soft cookies renyah serta memasarkan beragam jenis produk frozen food siap saji kepada konsumennya.
Peluncuran varian Dubai Soft Cookies berisian Kunava Pistachio menjadi daya tarik utama dalam perbincangan udara tersebut. Dila selaku pemilik usaha secara konsisten memanfaatkan bahan baku premium demi menjaga cita rasa serta kepuasan para pelanggan.
Upaya penetrasi pasar dilakukan secara bertahap melalui skema konsinyasi pada beberapa kedai kopi di Kota Padang. Dukungan penuh dari pihak keluarga turut memperluas jangkauan pemasaran produk hingga ke lingkungan sekolah serta kampus.
Pengembangan skala usaha ini tidak lepas dari peran aktif Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang selaku pembina para pelaku UMKM. Pendamping UMKM wilayah Pauh 1 yang turut hadir dalam obrolan, Windi Lidya Putri senantiasa memberikan arahan teknis serta pelatihan.
Legalitas usaha menjadi fondasi utama yang wajib dipenuhi oleh setiap pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing. Produk Atolla's telah berhasil mengantongi perizinan penting seperti NIB serta sertifikat halal dan izin P-IRT.
Inovasi kemasan turut memegang peranan sangat vital dalam mengerek nilai jual serta citra merek di pasar. Penggunaan plastik doff bermotif menggantikan plastik transparan mampu memberikan kesan yang jauh lebih berkelas dan elegan.
Pemanfaatan media digital serta partisipasi aktif dalam kegiatan pelatihan menjadi kunci penting kesuksesan para pelaku usaha. Pendamping lapangan secara intensif membantu proses pembuatan konten promosi hingga pelaksanaan siaran langsung di media sosial.
Sinergi yang kuat antara pelaku usaha dan pendamping dinas terbukti mampu mendorong percepatan kemajuan UMKM daerah. Kehadiran program pelatihan berkesinambungan menjadi jembatan utama dalam memperluas jejaring serta peluang kerja sama bisnis.
Dari perbincangan ini menegaskan bahwa keberhasilan scale up bisnis kuliner membutuhkan konsistensi mutu dan keaslian. Kelengkapan legalitas formal serta keterbukaan terhadap inovasi pemasaran digital menjadi pendukung utama dalam meraih kesuksesan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....