Pawai Kemerdekaan Jadi Ladang Rezeki Pedagang Kecil
- 19 Agt 2026 06:06 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Riuh suara drum band dan barisan peserta Pawai Kemerdekaan di sepanjang jalan protokol Batusangkar perlahan berlalu. Namun, keramaian warga di sepanjang jalur pawai masih menjadi berkah bagi pedagang kaki lima dan penjaja mainan keliling.
Terik matahari yang menyengat justru menjadi pertanda baik bagi pedagang minuman dan makanan ringan. Pawai HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi ruang perayaan sejarah, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat kecil.
Di sepanjang rute pawai sekitar tiga kilometer, pedagang memanfaatkan lokasi yang ramai dipadati warga. Teh es, es lilin, es gabus, hingga minuman kemasan menjadi buruan penonton yang haus setelah berjam-jam berdiri menyaksikan parade.
Mainan anak seperti balon karakter, bendera plastik, baling-baling bambu, dan peluit burung juga ramai diminati. Orang tua yang membawa anak kecil tak jarang merogoh kocek untuk memenuhi keinginan buah hati menikmati suasana kemeriahan pawai.
"Kalau hari biasa, keliling lapangan dan pasar paling dapat Rp50.000 sampai Rp75.000 dari pagi sampai sore. Tapi kalau pawai begini, belum sampai siang dagangan saya sudah ludes. Omzet bisa naik tiga sampai empat kali lipat," ujar Yayan, pedagang air mineral dan makanan ringan yang telah lebih dari sepuluh tahun berjualan saat momentum HUT RI.
Hal serupa dirasakan Tuti, penjual balon tiup dan mainan yang menjadikan Pawai Kemerdekaan sebagai salah satu momentum panen raya. "Anak-anak zaman sekarang memang sudah main ponsel, tapi kalau melihat balon terbang warna-merah putih di tengah keramaian pawai, mereka pasti tetap minta dibelikan. Ada kebanggaan tersendiri juga melihat mainan sederhana kita dipakai anak-anak merayakan kemerdekaan," katanya.
Kehadiran ribuan warga menciptakan ekosistem ekonomi spontan yang memberikan manfaat bagi penonton maupun pedagang. Bagi pelaku usaha kecil, Pawai Kemerdekaan menjadi kesempatan meningkatkan pendapatan sekaligus menghidupkan roda ekonomi rakyat.
Ketika peserta pawai membubarkan diri dan keramaian mulai surut, aktivitas pedagang pun perlahan berakhir. Di balik kelelahan berjualan sejak pagi, momentum HUT RI memberikan makna lain tentang kemerdekaan, yakni kesempatan mengais rezeki dan menggerakkan ekonomi masyarakat dari lapisan bawah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....