Kadin Sumbar Dorong Integrasi Kearifan Lokal lewat Efisiensi

  • 31 Jul 2026 17:07 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kesenjangan skala usaha antara pelaku bisnis besar dan pelaku usaha mikro, kecil, serta menengah (UMKM) masih menjadi tantangan klasik di sektor perekonomian. Menjawab persoalan ini, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Barat mendorong optimalisasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai strategi solutif yang efektif dan aplikatif.

Pengurus KADIN Sumatera Barat, Rahim Mardanis mengungkapkan, Sumatera Barat memiliki kekayaan ragam kearifan lokal yang sarat dengan nilai kebersamaan. Salah satu potensi terbesar yang dapat diadaptasikan ke dalam ekosistem bisnis modern adalah budaya bergotong royong.

Dikatakan, kearifan lokal di Sumbar sangat beragam dan kaya akan nilai kolektif, salah satunya adalah tradisi gotong royong yang bisa kita transformasikan ke dalam praktik bisnis sehari-hari untuk mengatasi kesenjangan skala usaha.

Lebih lanjut, Rahim menjelaskan, penerapan gotong royong dalam dunia usaha dapat diwujudkan melalui aksi nyata seperti membeli bersama. Melalui mekanisme konsolidasi pembelian ini, para pelaku usaha skala kecil dapat menghimpun kebutuhan bahan baku atau logistik dalam jumlah besar secara kolektif.

“Pendekatan tersebut dinilai mampu memberikan sejumlah keunggulan strategis bagi UMKM, antara lain Efisiensi Biaya, Daya Saing Tinggi dan Kolektivitas Ekonomi//KADIN Sumbar optimis bahwa kolaborasi berbasis kearifan lokal ini tidak hanya akan mempersempit jurang kesenjangan antar-skala usaha, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif,” paparnya Kamis, 30 Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....