Transparansi Keuangan Jadi Sorotan RAT Kopseda Pasaman Barat

  • 07 Jun 2026 07:32 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Serba Usaha Pendidikan Kecamatan Pasaman (Kopseda) yang digelar di Aula Gedung Yaptip, Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi kinerja koperasi sekaligus membahas transparansi pengelolaan keuangan selama tahun buku 2025.

RAT diikuti Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pasaman Barat Agusli, Kepala Dinas Pendidikan Imter Petri, pengurus dan dewan pengawas koperasi, serta ratusan anggota yang berasal dari guru SD se-Kecamatan Pasaman. Forum ini merupakan agenda tahunan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada seluruh anggota koperasi.

Dalam rapat tersebut, Agusli menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus yang sebelumnya telah diperiksa oleh Dewan Pengawas. Pengelolaan administrasi dan keuangan dinilai berjalan tertib, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Laporan keuangan koperasi sudah baik dan transparan. Angka-angka yang disajikan jelas, pembukuannya tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini menunjukkan pengurus menjalankan amanah dengan baik dan pengawas bekerja optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan,” ucapnya.

Agusli menyampaikan neraca Kopseda Tahun Buku 2025 masih mengalami defisit sekitar Rp7 juta. Meskipun demikian, koperasi tetap mampu memberikan manfaat ekonomi kepada anggota, salah satunya melalui penyaluran Tunjangan Hari Raya Idulfitri yang nilainya lebih dari Rp1 juta per anggota.

Agusli menilai keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh sinergi antara anggota, pengurus, dan pengawas. Anggota perlu aktif mendukung usaha koperasi, sementara pengurus dan pengawas harus menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab.

“Masih banyak peluang usaha yang dapat dikembangkan Kopseda, seperti pengadaan alat tulis kantor, perlengkapan kebersihan sekolah, dan kebutuhan penunjang kegiatan belajar mengajar. Jika potensi ini dimaksimalkan, SHU koperasi dapat meningkat sehingga manfaat yang diterima anggota juga akan semakin besar,” tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....