UMKM Padang Maksimalkan Penjualan lewat Fitur Siaran Langsung
- 19 Mei 2026 05:12 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Kota Padang memaksimalkan penjualan produk melalui media sosial dan fitru siaran langsung. Strategi digital dinilai efektif memperluas pasar sekaligus meningkatkan penjualan produk lokal.
Pemilik brand Banang Eiku, Fitri Anggraini, mulai mengembangkan promosi digital untuk produk daster Bali miliknya. Ia memanfaatkan media sosial seperti, TikTok, Instagram, dan Facebook untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat.
Fitri mengatakan pemasaran digital dilakukan bertahap melalui penguatan personal branding terlebih dahulu. Setelah itu, ia berencana memperluas penjualan melalui marketplace.
Fitri menjelaskan pentingnya penggunaan media sosial untuk menjangkau masyarakat lebih jauh. “Sekarang kita mulai dari personal branding dulu di TikTok, Instagram, dan Facebook,” ujar Fitri dalam program UMKM Bicara di RRI Padang, Senin, 18 Mei 2026.
Menurut Fitri, pemasaran digital mulai dijalankan dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, penjualan lebih banyak dilakukan secara langsung dan melalui reseller.
Pendamping UMKM Kecamatan Padang Timur, Bery Reza Farofy, menilai promosi digital membantu meningkatkan penjualan pelaku usaha. Ia menyebut live streaming menjadi salah satu strategi yang efektif menjangkau pembeli baru.
“Setelah live streaming dilakukan, pembeli produk UMKM mulai bertambah. Promosi digital kini menjadi fokus pendampingan UMKM di Padang Timur,” kata Bery.
Selain promosi digital, pendamping UMKM juga membantu legalitas usaha dan penguatan merek dagang. Pelaku usaha turut dilibatkan dalam pelatihan inkubasi bisnis dan promosi produk.
Fitri mengaku promosi digital membuat produk Banang Eiku mulai dikenal di luar Sumatra Barat. Produk tersebut kini telah dikirim ke Nusa Tenggara Timur dan direncanakan masuk pasar Palu.
Sebelumnya, Banang Eiku juga pernah mengirim produk daster Bali hingga ke Tahiti, wilayah kepulauan Prancis di Pasifik Selatan. Namun, ekspor sementara dihentikan karena kondisi pasar luar negeri belum stabil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....