Petani Didorong Olah Panen Berlebih Jadi Produk Bernilai
- 27 Apr 2026 22:57 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pengamat ekonomi pertanian Universitas Negeri Padang (UNP), Doktor Susi Evanita mendorong petani untuk tidak membuang hasil panen yang melimpah. Salah satunya tomat, dapat diolah menjadi produk bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan petani.
Menurut Susi, pengolahan hasil panen menjadi produk turunan dapat menjadi solusi saat harga komoditas anjlok di pasaran. Langkah ini juga dinilai mampu menekan potensi kerugian yang kerap dialami petani saat produksi berlebih.
Ia menyoroti kebiasaan membuang hasil panen ke jurang yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut bahkan sering ditemukannya di arah Baso Kabupaten Agam.
"Aktifitas ini sangat disayangkan karena tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga berdampak pada lingkungan. Pembuangan hasil panen berlebih dapat memicu longsor serta mencemari kawasan sekitar," ucapnya, Senin, 27 April 2026.
Susi menyarankan pemerintah nagari untuk memanfaatkan dana desa dalam membangun industri kecil skala rumah tangga. Salah satunya melalui pengembangan produksi saus cabai dan berbagai olahan pangan berbasis hasil pertanian lokal.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menghadirkan teknologi tepat guna. Upaya ini diharapkan mampu mendukung pengolahan hasil panen sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.
"Kami siap membantu. Dengan dukungan teknologi sederhana dari perguruan tinggi, hasil panen tidak terbuang dan justru dapat meningkatkan nilai ekonomi serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....