Manfaatkan Berbagai Peluang, Owner RisfaQu Kembangkan Usaha dan Berbagi Ilmu

  • 07 Mar 2026 15:24 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Ninik Riyanti, pemilik usaha kuliner RisfaQu, terus mengembangkan berbagai peluang usaha yang berawal dari bisnis kue rumahan. Berbekal semangat belajar dan pengalaman panjang dalam berwirausaha, ia tidak hanya fokus pada satu bidang, tetapi juga memanfaatkan berbagai keterampilan untuk membuka peluang usaha lain sekaligus memperluas jaringan.

Menurut Ninik, perkembangan usaha yang dijalaninya selama ini dilakukan secara bertahap dari hasil penjualan produk. Ia menegaskan bahwa sebagian besar peralatan produksi yang dimiliki saat ini merupakan hasil dari keuntungan usaha yang diputar kembali.

“Alhamdulillah kulkas ada tiga, oven ada tiga, kompor juga dari hasil jualan kue. Saya berusaha mengembangkan usaha dari hasil sendiri tanpa bergantung pada utang,” ujar Ninik saat menjadi narasumber dalam Program Pojok UMKM Pro 4 RRI Padang.

Selain menekuni usaha kuliner, Ninik juga mencoba mengembangkan minatnya di bidang tata rias. Hal tersebut berawal ketika seorang teman memintanya membantu merias peserta sebuah acara.

Dari pengalaman itu, ia melihat adanya peluang untuk menambah keterampilan dan kemudian mengikuti kursus tata rias. “Awalnya hanya diminta membantu kawan memasangkan make up dan hijab. Dari situ saya berpikir, ini bisa jadi peluang, jadi saya belajar lagi supaya lebih mendalami,” kata Ninik.

Kegiatan tersebut juga memperluas relasi dan jaringan pertemanan yang turut membantu perkembangan usahanya. Dalam berbagai pertemuan komunitas, ia kerap membawa produk kue buatannya untuk diperkenalkan kepada orang lain.

Sementara itu, produk yang dihasilkan melalui usaha RisfaQu juga terus berkembang. Selain risoles yang menjadi salah satu produk andalan, Ninik kini memproduksi berbagai makanan seperti bawang goreng, keripik sukun, keripik pisang, hingga menerima pesanan nasi kotak untuk berbagai kegiatan.

Tidak hanya berfokus pada usaha, Ninik juga aktif berbagi ilmu kepada masyarakat. Ia memberikan pelatihan kerajinan tangan seperti pembuatan buket bunga secara gratis di Dinas Perpustakaan Sumatera Barat pada waktu-waktu tertentu. “Saya ingin ilmu yang saya punya bisa bermanfaat untuk orang lain. Kalau bisa, ibu-ibu di sekitar kita juga punya usaha dan bisa mandi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....