Gerakan Pangan Murah di Pasbar, Tekan Kenaikan Harga saat Ramadhan 1447H

  • 26 Feb 2026 20:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bersubsidi di dua kecamatan berbeda di bulan puasa ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Nagari Tandikek, Kecamatan Kinali, Rabu, 25 Februari 2026 dan di Nagari Giri Maju, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kamis, 26 Februari 2026.

GPM dilaksanakan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pasbar sebagai upaya pengendalian inflasi daerah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pasbar, Ny. Sifrowati Yulianto mengatakan GPM ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok saat Ramadhan. Sebab permintaan bahan pangan pokok cenderung meningkat.

"Peningkatan kebutuhan tersebut sering memicu kenaikan harga di pasaran dan menjadi perhatian pemerintah daerah," ucapnya, Kamis, 26 Februari 2026.

Sifrowati menyampaikan, GPM bersubsidi merupakan bentuk intervensi nyata pemerintah untuk membantu masyarakat. Program ini sekaligus bertujuan menekan gejolak harga dan meringankan beban ekonomi warga.

Sebagai informasi, dalam kegiatan ini, Pemerintah Daerah setempat menyediakan berbagai komoditas bersubsidi seperti 3 ton beras atau 600 karung, 300 kilogram gula pasir serta 300 kemasan minyak goreng. Selain itu, disiapkan juga 100 kemasan cabai, 100 kemasan bawang merah dan 100 tray telur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sementara untuk harga beras Rp62 ribu per karung, gula Rp13 ribu per kilogram, dan minyak goreng Rp27 ribu per 2 liter dalam program tersebut. Cabai dijual Rp17 ribu per kemasan, bawang merah Rp13 ribu per kemasan, serta telur Rp48 ribu per tray selama pelaksanaan GPM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....