Markas Pejuang 10.000, Ruang Harapan Baru bagi UMKM

  • 03 Feb 2026 08:08 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang -  Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat akan sarapan praktis dan terjangkau, sebuah konsep unik hadir di Kota Padang. Bertajuk Sarapan Praktis Padang Markas Pejuang 10.000, usaha ini bukan sekadar tempat jual beli makanan, melainkan ruang bertumbuh bagi puluhan pelaku UMKM kuliner.

Digagas oleh Rizha, seorang ibu rumah tangga yang berlatar belakang make up artist dan fotografi, Markas Pejuang 10.000 lahir dari keinginan untuk membuka peluang usaha bagi mereka yang memiliki keterampilan memasak namun terbatas ruang dan waktu untuk berjualan sendiri. “Yang kita sebut pejuang itu bukan cuma yang masak, tapi juga abang kurir, ibu-ibu, ayah-ayah semua yang berjuang untuk keluarga,” ujar Rizha.

Saat ini, Markas Pejuang 10.000 menaungi sekitar 30–35 pejuang, dengan total menu yang ditawarkan mencapai hampir 70 jenis. Setiap anggota bebas menyumbangkan menu andalan masing-masing, mulai dari menu tradisional hingga makanan kekinian, selama memenuhi standar rasa, porsi, kebersihan, dan tampilan.

Konsep sentralisasi penjualan di satu titik membuat konsumen dapat menikmati beragam pilihan tanpa harus berpindah tempat. Seluruh makanan dikemas rapi dalam box higienis, siap diambil dengan sistem cepat atau satset, sesuai kebutuhan masyarakat yang berpacu dengan waktu di pagi hari.

Menariknya, usaha ini tidak dibangun untuk sekadar viral. Rizha menegaskan Markas Pejuang 10.000 dirancang sebagai usaha jangka panjang yang berkelanjutan. “Harapannya ini bukan usaha dua atau tiga bulan lalu selesai. Tapi jadi tempat bergantung harapan para pejuang, sampai 10–15 tahun ke depan,” katanya.

Meski baru berjalan sekitar tiga bulan, Markas Pejuang 10.000 kini hampir selalu habis sebelum pukul 09.00 WIB. Kepercayaan konsumen tumbuh lewat promosi dari mulut ke mulut, tanpa strategi pemasaran berbiaya besar. Dengan konsep kolaborasi, konsistensi harga, dan semangat gotong royong, Markas Pejuang 10.000 menjadi contoh bagaimana UMKM dapat tumbuh bersama, bukan bersaing sendirian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....