Pesisir Selatan Gandeng Kabupaten Solok Tekan Inflasi Cabai dan Bawang
- 22 Mei 2026 15:46 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menjalin kesepakatan awal dengan Kabupaten Solok untuk menekan inflasi cabai dan bawang di daerah. Langkah tersebut ditempuh setelah harga sejumlah komoditas hortikultura terus mengalami kenaikan di pasar lokal.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Pesisir Selatan, Hamdi, mengatakan Kabupaten Solok dipilih sebagai mitra karena merupakan salah satu sentra produksi cabai dan bawang di Sumatera Barat. Menurutnya, daerah tersebut selama ini juga menjadi pemasok komoditas pertanian ke berbagai wilayah di luar daerah.
“Inflasi yang terjadi memang berpotensi pada komoditas pertanian, terutama cabai dan bawang. Karena Solok merupakan sentra produksi cabai dan bawang, kami berharap Pesisir Selatan juga menjadi prioritas distribusi komoditas dari Solok,” ujar Hamdi, Kamis 21 Mei 2026.
Hamdi menjelaskan dalam skema kerja sama tersebut, Kabupaten Solok akan menyediakan komoditas dengan harga produsen ketika Pesisir Selatan menggelar operasi pasar. Sementara biaya transportasi pengiriman dari Solok ke Pesisir Selatan direncanakan ditanggung pemerintah daerah.
“Pertama, kami akan mencoba mensubsidi biaya transportasi dari Solok ke Pesisir Selatan dan rencananya akan ditanggung oleh Pemkab Pesisir Selatan. Kedua, nantinya Solok akan memberikan harga produsen saat dilakukan operasi pasar di Pesisir Selatan sehingga harga bisa jauh lebih murah dibandingkan harga pasar saat ini,” ujar Hamdi.
Skema ini dirancang agar harga cabai dan bawang yang diterima masyarakat tetap lebih rendah dibanding harga pasar. Pemerintah daerah menilai intervensi pasokan langsung dari daerah produsen lebih efektif untuk mengendalikan inflasi dibanding operasi pasar biasa.
Hamdi menjelaskan upaya pengendalian inflasi itu juga diperkuat dengan rencana pembangunan gudang Bulog di Pesisir Selatan. Pemerintah daerah menyebut Pesisir Selatan menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan dalam penguatan distribusi dan cadangan pangan di Sumatera Barat.
Hamdi mengatakan pihaknya menargetkan kesepakatan dengan Kabupaten Solok segera ditindaklanjuti melalui nota kesepahaman resmi antardaerah. Kerja sama formal dinilai penting untuk memastikan kepastian pasokan dan mekanisme distribusi yang lebih terstruktur dalam pengendalian harga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....