Polres Pasbar Bedah Rumah Nenek Kartini Sambut Bhayangkara ke-80
- 10 Jun 2026 15:00 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kepolisian Resort (Polres) Pasaman Barat (Pasbar) menggelar peletakan batu pertama program bedah rumah bagi warga kurang mampu dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto di Kampung Paju Anggang, Jorong Famili Koto Panjang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Rabu, 10 Juni 2026.
Kegiatan sosial ini dihadiri Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, pejabat utama Polres Pasbar, Penjabat Wali Nagari Anam Koto Utara Hendri Fiterson, unsur Bamus nagari, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap program kemanusiaan yang dilaksanakan Polri.
Kapolres Pasbar, AKBP Agung Tribawanto mengatakan program bedah rumah merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan pengabdian kepada masyarakat.
“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 guna membantu masyarakat yang kurang mampu melalui program bedah rumah. Polri berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial," ucapnya.
Agung menyampaikan program bedah rumah tersebut diberikan kepada Nenek Kartini yang berusia sekitar 80 tahun dan tinggal bersama dua cucunya yang masih berusia delapan tahun dan tiga tahun. Dikarenakan, selama ini mereka menempati rumah yang kondisinya tidak layak huni sehingga membutuhkan bantuan untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih baik.
Melalui program itu kata Agung, rumah Nenek Kartini akan dibangun kembali dengan ukuran 8 x 6,5 meter agar lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati. Proses pembangunan diperkirakan berlangsung selama tiga minggu dengan melibatkan personel Polsek Kinali, unsur Forkopimca, dan masyarakat setempat secara gotong royong.
“Pengerjaan rumah ini diperkirakan memakan waktu sekitar tiga minggu. Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membantu dan bergotong royong sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Diharapkan program Polri Berbagi tersebut semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta menumbuhkan solidaritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....