Tren Positif Pembangunan Manusia, IPM Pasbar Sukses Lewati Target RPJMD
- 10 Jun 2026 08:28 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Pasaman Barat pada Selasa, 9 Juni 2026, merilis data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 yang mencapai 73,69 poin . Capaian tersebut mencatatkan tren positif karena berhasil melampaui target RPJMD sebesar 73,00 poin.
Selain peningkatan IPM, persentase penduduk miskin di Pasbar juga turun menjadi 6,3 persen pada 2025 dari 7 persen pada tahun sebelumnya. Sementara itu, Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tercatat sebesar 3,46 yang menempatkan Pasaman Barat pada kategori daerah dengan daya saing relatif tinggi.
Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Bappelitbangda Pasbar, Sasmita Siregar mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan manusia yang berkelanjutan. Keberhasilan ini menunjukkan berbagai program pembangunan daerah berjalan sesuai arah yang ditetapkan pemerintah.
“Pencapaian IPM tahun 2025 sebesar 73,69 merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Capaian ini telah melampaui target RPJMD yang ditetapkan untuk tahun 2025,” ucapnya.
Sasmita menyampaikan pada sektor pendidikan, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) meningkat menjadi 9,20 tahun pada 2025 dari 8,99 tahun pada 2024. Di sektor kesehatan, Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Pasaman Barat juga naik menjadi 73,17 tahun dibandingkan 72,75 tahun pada tahun sebelumnya.
“Peningkatan usia harapan hidup merupakan gambaran bahwa kualitas kesehatan masyarakat semakin baik. Ini juga menunjukkan perbaikan pada aspek gizi, lingkungan sehat, sanitasi, serta akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” ujarnya.
Sasmita menambahkan meskipun telah melampaui target daerah, Pemerintah Kabupaten Pasbar akan terus memperkuat pembangunan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Upaya tersebut juga diarahkan untuk mempercepat penurunan kemiskinan, meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan guna menjaga daya saing daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....