Berlebaran Meriah namun Tetap Hemat Budget
- 25 Mar 2026 11:31 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Perayaan Lebaran identik dengan berbagai kebutuhan mulai dari konsumsi, pakaian baru, hingga perjalanan mudik yang kerap membuat pengeluaran meningkat signifikan. Namun dengan perencanaan yang tepat, masyarakat tetap dapat merayakan Lebaran secara meriah tanpa harus membebani kondisi keuangan.
Menurut Data Bank Indonesia, peredaran uang saat periode Ramadan dan Lebaran meningkat tajam, bahkan pada tahun 2024 mencapai lebih dari Rp197 triliun. Lonjakan ini mencerminkan tingginya aktivitas konsumsi masyarakat yang perlu diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang bijak. Salah satu langkah utama adalah menyusun anggaran khusus Lebaran sejak awal, termasuk untuk kebutuhan pokok, THR, hingga biaya perjalanan.
Dengan membuat skala prioritas, pengeluaran dapat lebih terkontrol dan tidak melampaui kemampuan finansial. Selain itu, masyarakat dapat memilih alternatif yang lebih hemat tanpa mengurangi makna kebersamaan, seperti memasak sendiri dibanding membeli makanan jadi atau memilih pakaian yang masih layak pakai. Kebiasaan ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga mendorong gaya hidup yang lebih sederhana.
Menurut Otoritas Jasa Keuangan, literasi keuangan yang baik berperan penting dalam membantu masyarakat mengelola pengeluaran secara efektif. Edukasi keuangan mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Menghindari pembelian impulsif juga menjadi kunci agar anggaran tetap aman. Diskon dan promo Lebaran seringkali menggoda, namun tanpa perencanaan justru dapat memicu pengeluaran yang tidak perlu.
Dengan strategi yang tepat, Lebaran tetap dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan tanpa harus boros. Mengedepankan kebersamaan dan kesederhanaan menjadi kunci agar momen hari raya tetap bermakna sekaligus menjaga kondisi keuangan tetap stabil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....