Rawan Bencana, Pol PP Padang Tata PKL agar Tak Sumbat Jalur Evakuasi

  • 30 Mei 2026 19:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kasat Pol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra menegaskan, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di ruang publik bukan sekadar masalah ketertiban umum (trantibum), melainkan strategi krusial dalam mitigasi bencana. Hal itu dipicu geografis Kota Padang yang rawan, integrasi antara lokasi dagang dan jalur evakuasi menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

Chandra kepada RRI, Jumat, 29 Mei 2026 menyatakan, Satpol PP tidak berniat membatasi denyut ekonomi masyarakat. Ia menggarisbawahi, pertumbuhan ekonomi harus berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan dan fungsi ruang publik.

“Dengan begitu, ekonomi bertumbuh dan ramah lingkungan. Ruang publik dapat dimanfaatkan untuk aktivitas seluruh masyarakat, bukan dikuasai oleh segelintir kelompok secara illegal,” ujarnya.

Sebagai kota wisata dengan garis pantai yang panjang, risiko bencana menjadi variabel utama dalam penataan kota. Chandra menjelaskan, BPBD telah melakukan sosialisasi masif terkait bangunan dan titik evakuasi yang dituju saat keadaan darurat. Permasalahannya, keberadaan PKL yang tidak tertib seringkali menghambat aksesibilitas jalur evakuasi tersebut. Penataan PKL kini diarahkan untuk memperkuat edukasi masyarakat dalam menghadapi bencana.

Intinya, budaya dagang harus disesuaikan dengan lokasi dan penempatan yang benar.

“Di sinilah pentingnya integrasi mitigasi bencana dalam penataan PKL, layaknya aktifitas yang setiap hari berjalan, dirangkul dalam sebuah program Padang Sigap. Personel Padang Sigap dan Dubalang Kota dikerahkan setiap hari untuk bersosialisasi dengan masyarakat,” jelasnya.

Untuk sekarang ini, Chandra mengakui, tingkat kesadaran pedagang diharapkan aemakin tinggi. Tantangan terberat justru datang dari kebiasaan masyarakat yang sering membudayakan toleransi terhadap pelanggaran kecil.

Menurutnya budaya memaklumi pelanggaran itu harus dihilangkan. Tidak bisa terus-menerus berkompromi dengan aturan jika taruhannya adalah keselamatan publik dan ketertiban kota.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....