Harga Emas Melambung, Direktur BSI Pancadaya Ajak Warga Padang Menabung Sampah
- 14 Apr 2026 21:20 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Bank Sampah Pancadaya Padang terus mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengolah sampah dari rumah tangga masing-masing. Alhasil, nilai tabungan emas di bank sampah tersebut, terus menunjukkan tren kenaikan.
Direktur Bank Sampah Induk Pancadaya Padang, Mina Dewi Sukmawati mengatakan, tren menabung sampah pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya didominasi kalangan ibu rumah tangga, saat ini nasabah malah datang dari berbagai kalangan, termasuk pejabat yang mengantarkan sampah ke Bank Sampah Pancadaya Padang.
Dewi menjelaskan, peningkatan tersebut tidak lepas dari sistem penukaran hasil tabungan yang ditukar menjadi emas. Apalagi harga emas di pasaran yang terus mengalami kenaikan membuat masyarakat semakin tertarik menabung sampah.
Dewi menyebutkan, saat ini jumlah nasabah aktif telah lebih dari enam ribu orang yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Padang. Rentang usia nasabah pun beragam, mulai dari anak-anak hingga umur 60 tahun, dengan nilai tabungan emas tertinggi mencapai puluhan juta rupiah.
Sejauh ini kata Dewi, pada umumnya nasabah memilih mempertahankan tabungan emas mereka. Namun jika dalam kondisi mendesak, sebagian nasabah memanfaatkan tabungan tersebut dengan cara digadaikan.
"Karena yang buat mereka menarik itu, tabungannya emas disini. Apalagi nilai emas naik terus. Kalau dulu nasabah yang datang ke sini ibuk-ibuk berdaster, sekarang bapak-bapak muda. Bahkan mobil pejabat juga sopir yang antar ke sini tabungan emas mereka. Ya sistemnya gini, hari ini misalnya mereka nabung sampah. Ketika sampahnya terjual itu nilainya baru Rp20.000, kita simpan uangnya di tabungan sampahnya. Tapi nanti kalau misalnya mereka mau nambah jadi Rp30.000, kita langsung transfer atau kita konversi ke tabungan emas," ucapnya, Selasa 14 April 2026.
Direktur Bank Sampah Induk Pancadaya Padang, Mina Dewi Sukmawati mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan menabung sampah dari rumah tangga, karena sampah bisa menjadi investasi. Langkah yang dilakukan, mulai dari mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos untuk konsumsi pribadi, sementara sampah anorganik dapat ditabung ke bank sampah terdekat atau Bank Sampah Pancadaya Padang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....