Cuan Penjualan Bunga dan Air Mawar jelang Ramadan di Padang

  • 16 Feb 2026 12:25 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Penjualan bunga dan air mawar meningkat tajam seiring ramainya tradisi ziarah kubur jelang Ramadan 1447 Hijriah di Kota Padang. Seorang pedagang bunga ziarah di Kota Padang, Ita kepada RRI mengatakan, lonjakan pembeli sudah terjadi sejak satu pekan lalu.

"Lonjakan pembeli mulai terasa pada Sabtu lalu sampai hari ini. Alhamdulillah berdampak pada omzet yang didapat," ucapnya, Senin, 16 Februari 2026.

Ita menggelar dagangannya di sekitar pemakaman Mato Aia, Kecamatan Padang Selatan. Berjualan setiap pukul 08.00 WIB hingga sore hari untuk melayani peziarah yang datang dari Kota Padang maupun luar Kota Padang.

Ia mengakui, dalam sehari bisa menjual 300 bungkus bunga ziarah dengan harga Rp5.000 per bungkus. Sementara itu, air mawar dijual Rp15.000 per dua botol, dan itu mampu terjual 30 botol per hari.

Ita mengaku, setiap hari bisa meraup untuk mencapai Rp400 ratus ribu. "Penjualan saat ini ada banyak, untung sekitar Rp400 ribu. Warga yang datang ini datang dari Padang dan Luar Kota Padang," tuturnya.

Ita menyampaikan, keramaian peziarah banyak berasal dari warga Tanjung Aur, Aur Duri, Parak Karakah dan Banuaran. Aktivitas ziarah diperkirakan masih berlanjut hingga esok hari atau satu hari jelang Ramadan 2026.

"Hari ini ramai peziarah, akibatnya antrean kendaraan panjang. Besok kemungkinan masih ramai karena masih belum masuk Ramadan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....