Tren Bisnis Franchise bagi Anak Muda
- 23 Des 2025 16:39 WIB
- Padang
KBRN, Padang : Di era modern saat ini, bisnis franchise atau waralaba menjadi salah satu pilihan usaha yang semakin diminati oleh generasi muda Indonesia. Tak heran, banyak anak muda mulai terjun ke dunia kewirausahaan melalui model bisnis ini karena franchise menawarkan peluang berusaha tanpa harus membangun bisnis dari nol.
1. Franchise sebagai Pilihan Praktis Memasuki Dunia Usaha
Bisnis franchise dinilai sebagai solusi praktis bagi anak muda yang ingin memulai usaha. Melalui sistem bisnis yang telah terstruktur, franchise menyediakan standar operasional prosedur (SOP), pelatihan, strategi pemasaran, hingga dukungan operasional.
Dengan model ini, pelaku usaha muda dapat belajar sekaligus mempraktikkan langsung pengelolaan bisnis. Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Levita Ginting Supit, menyebutkan bahwa franchise dan lisensi menjadi solusi ideal di tengah dinamika ekonomi karena mampu menghadirkan efisiensi dan stabilitas usaha.
2. Generasi Muda Memilih Model Usaha yang Efisien dan Siap Jalan
Generasi muda cenderung mencari peluang bisnis yang praktis, efisien, dan telah terbukti keberhasilannya. Franchise menawarkan sistem siap pakai yang memungkinkan pelaku usaha fokus pada pengembangan dan kreativitas, tanpa terbebani proses perintisan dari awal.
Hal ini juga disampaikan Burang Riyadi dari Franchise Academy Indonesia, yang menilai bahwa sistem franchise sangat menarik bagi anak muda karena memberikan kesempatan untuk langsung terjun dan belajar di lapangan dengan pendampingan yang memadai.
3. Sektor Franchise Favorit Generasi Muda
Minat anak muda terhadap franchise tidak hanya terbatas pada sektor makanan dan minuman (food and beverage/F&B), tetapi juga meluas ke berbagai bidang lainnya. Beberapa sektor franchise yang saat ini populer antara lain:
- Makanan dan minuman kekinian, seperti kopi, minuman boba, serta camilan yang digemari kalangan muda.
- Snack dan kuliner modern, termasuk dessert, bakso modern, hingga fried chicken dengan konsep kekinian.
- Franchise non-F&B, seperti jasa digital printing, layanan berbasis lingkungan, laundry, hingga jasa servis gadget.
Modal yang dibutuhkan untuk menjalankan franchise bervariasi, mulai dari puluhan juta rupiah hingga di atas Rp100 juta. Meski demikian, skema ini tetap dinilai lebih mudah dibandingkan membangun bisnis secara mandiri.
4. Regulasi dan Dukungan Pemerintah
Perkembangan bisnis franchise di Indonesia turut didukung oleh regulasi pemerintah, salah satunya melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2024 tentang Waralaba. Regulasi ini mengatur persyaratan usaha agar franchise memiliki sistem yang terstandarisasi dan telah teruji, sehingga memberikan perlindungan serta rasa aman bagi para investor, termasuk generasi muda.
5. Tantangan yang Perlu Diperhatikan
Meski menjanjikan, bisnis franchise tetap memiliki tantangan. Anak muda perlu berhati-hati dalam memilih franchisor yang kredibel, memahami isi kontrak kerja sama, serta mampu mengelola keuangan dan operasional secara profesional agar bisnis dapat berjalan berkelanjutan dan berkembang.
Secara keseluruhan, bisnis franchise merupakan pilihan menarik bagi generasi muda yang ingin memasuki dunia usaha. Dengan sistem yang telah teruji, dukungan operasional yang memadai, serta beragam pilihan sektor, franchise memberikan peluang bagi anak muda untuk belajar dan berkembang sebagai wirausahawan. Ditambah dengan dukungan regulasi dan tren bisnis yang terus berkembang, franchise tetap relevan sebagai model usaha masa kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....