Sumbar Punya Peluang Kembangkan Potensi Investasi Energi Hijau

  • 15 Okt 2025 14:06 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), Ervy Haryadi menyebut, Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk mendongkrak perekonomian daerah melalui pengembangan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Tercatat, hingga kini Sumbar baru memanfaatkan Sebagian kecil potensi sumber daya alamnya, antara lain energi air dan panas bumi yang selama ini mampu menyerap Produk Domestik Regional Bruto-PDRB atau sumber perekonomian dari sektor energi listrik.

Evy Haryadi menjelaskan, selain dua sumber daya alam tersebut, Sumbar juga dinilai memiliki prospek investasi yang menjanjikan bagi sektor pengusahaan yang membutuhkan energi hijau. Potensi tersebut terbuka lebar, baik bagi pihak yang membutuhkan energi baru terbarukan, maupun Sumbar yang berupaya mendukung program interkoneksi Sumatera dan nasional untuk transisi energi bersih menuju Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

“Dengan adanya perkembangan kedepan dimana banyak demand yang membutuhkan energi hijau, seperti data center kemudian beberapa industri yang memerlukan hilirisasi yang menggunakan tenaga hijau. Bahkan mereka harus memiliki produk-produk yang dijual ke luar negeri mewajibkan green label, ini harus dijadikan peluang yang harus dimanfaatkan,” kata Evy Haryadi, Selasa (14/10/2025).

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Sumatera Barat 2020–2029, target pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat ditetapkan sebesar 7,3 persen. Untuk mencapai target tersebut, Sumbar membutuhkan investasi yang menjanjikan pendapatan daerah tidak kurang dari Rp120 triliun hingga tahun 2029 mendatang.

“Peluang pengembangan energi hijau ini harus bisa dimanfaatkan oleh daerah. Peluang-peluang tersebut bisa dikonversi oleh pemerintah Sumbar melalui kemudahan-kemudahan mekanisme berinvestasi bagi calon investor,” ujarnya Evy Haryadi.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....