Nol Sampah, Keterlibatan RT/RW di Padang Sangat Penting
- 21 Agt 2025 23:32 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri terus mendorong keterlibatan RT/RW dan unsur di Kelurahan untuk mengajak warga menjadi anggota bank sampah sebagai langkah mewujudkan nol sampah di Kota Padang. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aia Dingin, karena saat ini sampah rumah tangga langsung diangkut oleh Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di Kota Padang.
Direktur Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri, Nora Fitriawati kepada RRI mengatakan mewujudkan nol sampah bukan hal mudah. Diperlukan pemahaman bersama agar sampah dapat dipilah sejak dari rumah.
Menurutnya, apabila masyarakat terbiasa memilah sampah, penumpukan di TPA Aia Dingin dapat diminimalisir. Di sinilah peran RT dan RW dan unsur di Kelurahan sangat penting untuk mengajak warganya ikut memilah.
"Kami hanya bisa mengimbau warga untuk bergabung. Manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat, mulai dari emas, sembako hingga uang tunai. Akan tetapi, minat sebagian warga masih rendah saat ini karena adanya layanan pengangkutan LPS, sehingga masyarakat cenderung membuang sampah tanpa memilah," ucapnya, Kamis (21/8/2025).
Direktur Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri, Nora Fitriawati berharap pemerintah dan masyarakat dapat bersinergi mendukung gerakan nol sampah. Pada akhirnya gerakan nol sampah dapat menjadikan budaya hidup bersih di Kota Padang.
Sebagai informasi, Bank Sampah Ampang Saiyo Mandiri berdiri pada Oktober 2023 dan kini memiliki 155 nasabah dengan sampah minimal satu bulan terkumpul maksimal dua setengah ton sampah anorganik. Sistem penjemputan sampah diinformasikan melalui grup media sosial nasabah. Sampah terpilah di jual ke Pengepul di sekitar Ampang dan ke PT Semen Padang sebagai energi alternatif pengganti batu bara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....