Supreme Energy Targetkan Unit Dua Beroperasi Tahun 2027

  • 06 Jul 2025 14:49 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Proyek ekpansi pemanfaatan energi panas bumi sebesar 310 Megawatt (MW) di Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PTLP) Muara Laboh, Liki Pinangawan, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) memasuki tahap persiapan ekplorasi unit dua pada tahun ini. PT. Supreme Energy Muara Laboh (SEML) sebagai perusahaan pengembang akan memulai memobilisasi peralatan pendukung pada Agustus 2025 mendatang.

Corporate Communications and Relations Coordinator PT. Supreme Energy, Meidina Dwisavira mengungkapkan, terdapat 4 titik sumur produksi dan 4 sumur injeksi akan mulai dibor pada September 2025. Kapasitor tambahan sebesar 80 MW tersebut diproyeksikan mulai berproduksi pada awal tahun 2027.

“Sebagai salah satu perusahaan pengembang Energi Baru Terbarukan (EBT) terbesar di Sumatera Barat, kami juga berupaya mendukung target pengurangan emisi karbon mencapai 900 ribu ton karbon dioksida per tahun, sebagai upaya konkrit mendukung target nasional untuk mencapai net zero emission pada 2060,” kata Meidina Dwisavira, Kamis (3/6/2025).

Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu turut juga meresmikan pengoperasian dan pembangunan EBT secara serentak di 14 provinsi lainnya. “Peresmian PLTP merupakan langkah maju Indonesia menuju swasembada energi,” ujarnya.

Termasuk Sumbar, total investasi yang digelontorkan untuk seluruh pembangkit listrik EBT tersebut mencapai Rp 25 triliun dengan total kapasitas sebesar 379,7 Megawatt. Pemerintah memproyeksikan kontribusi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan bonus produksi terhadap pengembangan EBT mencapai Rp426,5 miliar per tahun.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....