Kreativitas Bang Dodo Majukan UMKM Sumatera Barat

  • 04 Jul 2025 21:32 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Di tengah derasnya arus perkembangan industri digital, sosok Ridho Riyansa atau yang lebih dikenal sebagai Bang Dodo, tampil sebagai figur inspiratif dalam mendukung kemajuan UMKM. Lewat platform Klinik Konten, ia mengedukasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu bertahan dan berkembang di era digital. Tak hanya sebagai konten kreator, Bang Dodo juga dikenal sebagai trainer dan pengusaha digital asal Sumatera Barat yang kini aktif mendorong literasi digital di berbagai kota.

Lahir di Padang pada 2 April 1991, Bang Dodo tumbuh dalam keluarga yang menanamkan nilai pendidikan dan budaya lokal. Ia merupakan anak dari Ir. Daryanto Sabir, M.Si, seorang pejabat di Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Datar, serta Ir. Ellya Rosa dari Payakumbuh. Sejak kecil, Dodo sudah menunjukkan minat pada dunia seni dan musik , dua elemen yang belakangan ikut membentuk identitas khas dalam setiap karyanya.

Pandemi Covid-19 menjadi titik balik dalam hidupnya. Pada tahun 2020, ia memutuskan untuk terjun sebagai konten kreator dengan fokus mengangkat kuliner dan budaya Minangkabau. Lewat gaya khas dan tagline seperti “Cobak Tebak Bang Dodo Lagi di Mana” dan “Lamak Bana Ndak Pakai Tapi”, ia sukses menarik perhatian publik dan memperkenalkan kekayaan lokal dengan cara yang menghibur sekaligus mendalam.

Tidak berhenti di dunia digital, Bang Dodo mendirikan Klinik Konten, sebuah platform pelatihan dan konsultasi digital yang menyasar UMKM serta kreator pemula. Lewat konsep “dokter digital”, ia telah melatih ribuan peserta dan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi. Ia juga kerap tampil sebagai narasumber di berbagai forum digital marketing berskala nasional.

Dari layar ponsel hingga ruang pelatihan, dari musik hingga wirausaha, Bang Dodo membuktikan bahwa kreativitas yang berpadu dengan kepedulian bisa menjadi motor perubahan. Ia tidak hanya menginspirasi generasi muda, tapi juga menjadi jembatan yang memperkuat ekosistem digital UMKM di Indonesia, khususnya dari ranah Minang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....