Padang Kolaborasi GPPI Fasilitasi UKMK Perihal Izin Halal

  • 24 Jun 2025 18:19 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Pemerintah Kota (Pemko) Padang berkolaborasi dengan Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI) serta Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memberdayakan pelaku usaha kecil mikro dan koperasi (UKMK) sektor turunan sawit. Dengan cara memfasilitasi pelaku UKMK mendapatkan praktik perihal izin produk halal.

"Fasilitasi yang dilakukan dengan memberikan pelatihan pada 80 hingga seratus pelaku UKMK di Balai Kota Aia Pacah. Pelatihan ini diikuti pelaku makanan olahan, produk kecantikan, hingga bahan baku industri berbasis nabati," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Fauzan Ibnovi, kepada awak media usai membuka kegiatan Praktik Izin Produk Halal, Sustainable bagi UKMK Sawit di Provinsi Sumatera Barat, Selasa (24/6/2025).

Fauzan berharap melalui pelatihan yang diberikan pelaku UKMK bisa mendapatkan tambahan ilmu terkait pentingnya pencantuman komposisi produk. Hal ini juga menjadi salah satu fokus perhatian dalam mendapatkan izin produk halal.

"Mayoritas pelaku UKMK yang menggunakan minyak kelapa sawit jarang mencantumkannya di komposisi produk. Mereka cenderung mencantumkan minyak nabati, padahal setiap bahan yang digunakan harus ditampilkan pada komposisi produk," katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif GPPI Ujang Karmana menyampaikan, dengan pelatihan ini ingin mendorong pelaku UKMK baik yang lama dan baru mempunyai perizinan atau legalitas terutama terkait produk halal. Dengan demikian bisa lebih profesional dan masuk dalam pasar global.

"Kami menyarankan pelaku UKMK yang menggunakan minyak kelapa sawit tidak lagi khawatir mencantumkan di komposisi produk. Hal ini penting agar ada kesesuaian komposisi dengan produk yang dihasilkan UKMK," ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Hendra Darmawan, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan praktik langsung kepada pelaku UKMK agar bisa mengurus izin halal secara mandiri dan berkelanjutan. "Melalui kegiatan ini, pelaku usaha lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi pasar, baik nasional maupun internasional. Sebab produk mereka telah memenuhi standar halal,” katanya.

Ketua Umum GPPI, Delima Hazri Azhari, menambahkan, program ini merupakan bagian dari strategi besar GPPI untuk membangun rantai pasok yang halal dan berdaya saing global. “Kami melihat besarnya potensi UKMK di sektor sawit yang belum tergarap optimal, terutama dalam hal sertifikasi halal. Padahal, permintaan global terhadap produk halal semakin meningkat,” ujarnya. (*).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....