TNI dan Warga Gotong Royong Merajut Jembatan Gantung Berioulou, Mentawai

  • 23 Jun 2026 15:48 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang -Di bawah terik matahari khas Kepulauan Mentawai, deru mesin sesekali kalah oleh riuh rendah tawa dan seruan semangat. Memasuki pekan terakhir Juni, pemandangan di sekitar kawasan Berioulou tampak berbeda dari biasanya.

Puluhan prajurit TNI AD berpakaian loreng mengucurkan keringat bahu-membahu bersama warga lokal, memanggul material, dan mengencangkan baut-baut baja.

Mereka adalah personel Satgas Bakti TNI AD untuk Rakyat yang sedang mengejar target rampungnya pembangunan Jembatan Gantung Berioulou. Bagi warga setempat, jembatan ini bukan sekadar struktur beton dan bentangan tali baja, melainkan bentangan harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik.

Pada Senin, 22 Juni 2026, pengerjaan fisik terus dikebut. Jembatan gantung ini nantinya akan menjadi urat nadi penting yang mengakhiri isolasi geografis, menghubungkan antarwilayah yang selama ini terpisah oleh aliran sungai yang kerap meluap saat musim hujan.

Menyambung Harapan yang Sempat Terputus

Bagi anak-anak sekolah dan para petani di Berioulou, akses jalan yang aman adalah impian lama. Selama ini, tantangan alam sering kali memaksa mereka bertaruh nyawa atau memilih berputar arah dengan jarak yang jauh lebih lama. Kehadiran jembatan ini diproyeksikan akan mempermudah mobilitas harian, mempercepat akses kesehatan, hingga menghidupkan roda perekonomian lewat distribusi hasil bumi yang lebih lancar.

Dandim 0319/Mentawai, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, selaku Dansatgas Bakti TNI AD untuk Rakyat, turun langsung memantau perkembangan di lapangan. Baginya, melihat kedekatan antara prajuritnya dan masyarakat adalah bahan bakar semangat yang tak ada habisnya.

"Pengerjaan Jembatan Gantung Berioulou terus kami kebut dengan mengedepankan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi warga serta menjadi sarana penghubung yang aman dan nyaman," ujar Letkol Inf Bambang Budi Hartanto.

Lebih dari Sekadar Pembangunan Fisik

Bagi TNI AD, program Bakti TNI untuk Rakyat ini memiliki esensi yang jauh lebih dalam dari sekadar cor beton dan bentang baja. Ini adalah tentang menenun kembali kemanunggalan TNI dengan rakyat, hadir di tengah kesulitan, dan menjadi solusi bagi masyarakat di daerah kepulauan seindah Mentawai.

"Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai," tambah Letkol Inf Bambang.

Dengan peluh yang terus bercucuran namun diiringi senyum optimisme, Satgas bersama warga yakin jembatan ini akan segera rampung tepat waktu. Ketika jembatan gantung Berioulou ini nanti kokoh berdiri, ia tidak hanya akan menyeberangkan langkah kaki manusia, tetapi juga menyeberangkan mimpi-mimpis anak bangsa di Mentawai menuju masa depan yang lebih cerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....