Kearifan dalam Kosmologi Rumah Gadang Minangkabau
- 24 Sep 2026 20:21 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Rumah Gadang bukan sekadar bangunan tradisional masyarakat Minangkabau, tetapi memiliki struktur dan tata ruang yang menyimpan berbagai fungsi serta nilai kehidupan. Setiap bagian bangunan dapat dipahami dalam kaitannya dengan kehidupan sosial, penyimpanan nilai, hingga cara pandang masyarakat Minangkabau terhadap kehidupan.
Hal tersebut disampaikan Dr. Sheiful Yazan Tuanku Mangkudun dalam Dialog Kearifan Lokal Minangkabau Pro 4 RRI Padang. Ia menjelaskan bahwa setiap bagian dari struktur Rumah Gadang memiliki fungsi yang saling berkaitan dengan kehidupan masyarakat.
“Setiap bahagian dari struktur itu punya fungsi, ada fungsi sosial, ada fungsi penyimpanan nilai-nilai, ada fungsi filosofis untuk cara pandang hidup manusia. Dalam struktur itu kita menemukan banyak sekali kearifan,” ujar Sheiful.
Rumah Gadang sendiri memiliki fungsi adat dan keseharian bagi masyarakat Minangkabau. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mencatat Rumah Gadang menjadi tempat berlangsungnya berbagai kegiatan adat, sekaligus menjadi ruang kehidupan keluarga besar dan tempat berlangsungnya aktivitas masyarakat dalam lingkungan kaum.
Kekayaan makna tersebut juga terlihat dari struktur bangunannya. Kajian Museum Adityawarman menyebut Rumah Gadang memiliki aspek yang dapat dikaji dari hubungan dengan sistem matrilineal, ragam bentuk bangunan, struktur, ukiran, hingga fungsi dan nilai yang terkandung di dalamnya.
Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah gonjong. Menurut Sheiful, bentuk runcing pada bagian atas Rumah Gadang tidak hanya dapat dilihat sebagai karakter visual arsitektur Minangkabau, tetapi juga memiliki fungsi teknis yang berkaitan dengan perlindungan bangunan.
“Gonjong itu sebenarnya adalah penangkal petir, di ujung itu yang runcing itu, penangkal petir itu tidak dibawa ke tanah. Ini yang barangkali jarang dibicarakan orang, bukan pakai kawat sampai ke bawah, tidak. Tapi dibiarkan berputar di sekitar parabuang,” katanya.
Secara arsitektural, Rumah Gadang memang dikenal dengan ciri khas atap bergonjong yang menjulang dan melengkung menyerupai tanduk kerbau. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menjelaskan bahwa bentuk dan struktur Rumah Gadang memiliki keterkaitan dengan berbagai fungsi adat, sosial dan filosofis masyarakat Minangkabau.
Kajian mengenai arsitektur Rumah Gadang juga menunjukkan adanya pengetahuan lokal dalam pemilihan material dan sistem konstruksi bangunan. Penggunaan struktur kayu yang relatif ringan serta sistem sambungan pasak disebut sebagai bagian dari pengetahuan arsitektur tradisional yang dapat membantu bangunan menghadapi kondisi gempa di wilayah Minangkabau.
Karena itu, memahami Rumah Gadang tidak cukup hanya dengan melihat bentuk gonjong, ukiran atau ukuran bangunannya. Di balik struktur tersebut terdapat pengetahuan masyarakat yang berkaitan dengan fungsi, lingkungan, kehidupan sosial dan filosofi yang diwariskan antargenerasi, sehingga Rumah Gadang menjadi salah satu gambaran bagaimana masyarakat Minangkabau membaca alam dan menerjemahkannya ke dalam kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....