Diaspora Negeri Sembilan Dalami Nilai Minangkabau di Tanah Datar
- 09 Sep 2026 05:05 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang- Kabupaten Tanah Datar menjadi salah satu tujuan rangkaian Pulang Kampuang Ka Ranah yang diikuti diaspora Minangkabau asal Negeri Sembilan, Malaysia, Selasa 8 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi ranah dan rantau sekaligus mengenalkan sejarah dan budaya Minangkabau kepada generasi diaspora.
Rangkaian kegiatan diawali diskusi “Ranah dan Rantau: Mengenal Minangkabau dari Perspektif Sejarah dan Budaya” di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Selanjutnya, rombongan mengunjungi Nagari Pariangan, Batu Batikam dan Batu Basurek di Nagari Limo Kaum, serta Istano Basa Pagaruyung.
Diaspora Minangkabau, Nur Asrul bin Mummahazain, mengatakan kunjungan ke Tanah Datar ibarat pulang kampung dan menjadi kesempatan berharga untuk memahami adat Minangkabau secara langsung. “Program Pulang ke Ranah ini sangat bermakna. Ternyata yang saya tahu tentang adat masih sekelumit saja. Adat itu lebih besar dan luas, bagaimana adat dibentuk dan bagaimana adat membentuk manusia,” ujarnya. Ia mengajak generasi muda Minangkabau di rantau, khususnya Negeri Sembilan, untuk terus mempelajari dan menghidupkan nilai-nilai adat Minangkabau.
Sementara itu, Dirwan Ahmad Darwis mengatakan berbagai kegiatan pendidikan, budaya, sosial dan kesenian terus dilakukan untuk menguatkan kembali rasa keminangkabauan di kalangan diaspora. “Tujuannya mengangkat kembali rasa keminangkabauan, khusus kepada orang-orang perantau yang merupakan keturunan Minangkabau di luar negeri,” katanya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, kunjungan diaspora Negeri Sembilan menjadi kesempatan memperkuat silaturahmi dan ikatan ranah dengan rantau. Hubungan historis Minangkabau dan Negeri Sembilan diharapkan tidak hanya terjaga melalui pertukaran budaya, tetapi juga berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas.
Melalui kunjungan ini, Pemkab Tanah Datar juga berharap para diaspora dapat membawa anak-anak dan generasi keturunannya kembali ke Tanah Datar untuk mengenal lebih dekat tanah asal leluhur, sejarah, adat dan budaya Minangkabau. Kehadiran diaspora dan keluarganya diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan emosional dengan ranah, tetapi juga membuka peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata, budaya, kuliner dan produk UMKM lokal.
Dengan semakin banyaknya generasi rantau yang datang dan mengenal langsung Tanah Datar, diharapkan akan tumbuh jejaring promosi dan kolaborasi antara ranah dan rantau, sehingga kekayaan sejarah dan budaya Minangkabau tetap hidup sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanah Datar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....