Sambalado Tanak Jadi Ruang Kenalkan Budaya

  • 23 Agt 2026 02:52 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Tradisi memasak sambalado tanak menggunakan kayu bakar kembali diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan 53 kelompok di Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB). Selain mempertahankan cita rasa kuliner Minangkabau, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal cara memasak tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

Sebanyak 53 kelompok mengikuti Lomba Memasak Sambalado Tanak yang menjadi bagian dari rangkaian Bukik Tui Barasok dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan PPB, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Keunikan lomba terlihat dari cara peserta mengolah sambalado tanak menggunakan balango dengan bahan bakar kayu. Peserta juga mengenakan baju kurung basiba sehingga suasana perlombaan tidak hanya menampilkan kuliner tradisional, tetapi sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya Minangkabau.

Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra mengapresiasi kolaborasi pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam mengemas kegiatan yang memadukan kuliner, budaya dan kebersamaan. Menurutnya, sambalado tanak merupakan salah satu kekayaan kuliner yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat.

“Kolaborasi dari lurah sangat luar biasa dengan adanya kegiatan ini. Sambalado tanak ini bisa dimakan dengan semua lauk. Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Padang Panjang,” katanya.

Menurut Allex, kegiatan tersebut juga memiliki nilai edukasi bagi generasi muda karena memperkenalkan kembali cara memasak yang mulai jarang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai keterlibatan peserta dari kalangan anak muda menjadi hal positif dalam menjaga keberlanjutan tradisi.

“Tadi kita juga melihat ada beberapa peserta yang masih gadis-gadis. Ini memberikan ilmu kepada anak-anak muda kita tentang bagaimana kebudayaan kita di masa lalu, salah satunya memasak sambalado tanak ini,” ujarnya.

Selain memperkenalkan kuliner tradisional, Allex mengajak masyarakat memanfaatkan momentum peringatan kemerdekaan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama agar kota tetap nyaman bagi generasi mendatang.

Rangkaian Bukik Tui Barasok tidak hanya diisi lomba memasak sambalado tanak, tetapi juga menghadirkan sejumlah layanan dan kegiatan bagi masyarakat. Pemerintah Kota Padang Panjang menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui Puskesmas Kebun Sikolos serta pelayanan pembayaran pajak oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah.

Masyarakat yang melakukan pembayaran pajak di lokasi juga berkesempatan memperoleh berbagai hadiah. Kehadiran layanan tersebut membuat rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi sekaligus mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Kelurahan Tanah Hitam turut menghadirkan Makan Bajamba dan berbagai perlombaan untuk anak-anak. Pada malam hari, masyarakat juga dapat menikmati pertunjukan Kesenian Irama Minang (KIM) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....