Serunya Makan Bajamba, saat Hidangan Menyatukan Semua

  • 26 Agt 2026 14:14 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Bagi masyarakat Minangkabau, makan tidak selalu harus dilakukan dengan duduk di meja dan menggunakan piring masing-masing. Ada satu tradisi yang membuat suasana makan terasa lebih ramai, hangat sekaligus sarat makna, yakni makan bajamba.

Makan bajamba merupakan tradisi makan bersama dengan beberapa orang duduk bersila mengelilingi satu dulang atau wadah besar berisi nasi dan beragam lauk. Tradisi ini biasanya hadir dalam berbagai acara penting, mulai dari pesta perkawinan, batagak pangulu, kegiatan adat, hingga sejumlah kegiatan kebersamaan masyarakat.

Yang membuat makan bajamba terasa seru tentu saja bukan hanya karena banyaknya makanan yang tersedia. Di atas satu dulang, biasanya tersaji nasi bersama lauk khas Minangkabau seperti rendang, gulai ayam, gulai ikan, dendeng balado, sambal lado, hingga sayuran dan pelengkap lainnya, sehingga satu hidangan bisa menghadirkan banyak pilihan rasa sekaligus.

Namun, ada keseruan lain yang mungkin tidak ditemukan dalam makan bersama biasa. Orang-orang harus memperhatikan posisi duduk, mengambil makanan secukupnya, menjaga tangan agar tidak mengganggu teman di sebelah, serta memastikan semua orang mendapatkan kesempatan menikmati hidangan, sehingga kegiatan makan sekaligus menjadi latihan etika dan tenggang rasa.

Suasana semakin menarik ketika makanan mulai disantap bersama. Tidak ada yang terlalu sibuk dengan gawai atau makan sendirian, sebab perhatian tertuju pada hidangan dan orang-orang yang duduk dalam satu lingkaran, menciptakan ruang untuk berbincang, bercanda, dan mempererat silaturahmi.

Di balik kesederhanaan tersebut, tersimpan filosofi Minangkabau tentang kebersamaan dan kesetaraan. Makan bajamba mengajarkan bahwa semua orang duduk bersama, berbagi makanan dari wadah yang sama, serta saling menghormati tanpa melihat status sosial, sejalan dengan semangat duduak samo randah, tagak samo tinggi.

Karena itu, serunya makan bajamba sebenarnya tidak hanya terletak pada rendang, gulai, atau sambal lado yang menggugah selera. Ada cerita tentang kebersamaan, gotong royong, sopan santun, dan cara masyarakat Minangkabau menjaga hubungan antarsesama, sehingga tradisi yang tampak sederhana ini tetap terasa istimewa dan layak dikenalkan kepada generasi berikutnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....