Sumbar Lakukan Evaluasi Rutin Program Nagari Creative Hub

  • 13 Jun 2026 21:00 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) terus memperkuat pengembangan kapasitas nagari melalui program pendampingan digital di sejumlah nagari lokus Nagari Creative Hub (NCH). Monitoring dan evaluasi secara rutin juga dilakukan untuk memastikan hasil pelatihan yang telah diberikan dapat diterapkan secara optimal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, Sabtu, 13 Juni 2026 mengatakan saat ini proses monitoring dilakukan secara virtual. Evaluasi dilaksanakan setiap minggu untuk melihat perkembangan para peserta setelah mengikuti sekolah lapang, terutama dalam pembuatan akun digital serta pengelolaan konten.

"Pemerintah daerah juga telah melibatkan 26 Aparatur Sipil Negara (ASN) Generasi Z dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mendampingi 13 nagari yang menjadi lokasi program NCH. Para ASN Gen Z tersebut akan mendapatkan pelatihan melalui metode Training of Trainers (TOT) dengan modul yang saat ini tengah dipersiapkan oleh Dinas PMD Sumbar," kata Yozawardi.

Yozarwardi Usama Putra menambahkan melalui pendampingan diharapkan kebutuhan setiap nagari dapat direspons dengan lebih cepat. Selain itu, keberadaan ASN Gen Z diharapkan mampu membantu pembinaan serta mempercepat transformasi digital di nagari lokus NCH.

Sementara itu, Wali Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Hijrah Adi Sukrial menyampaikan adanya program Nagari Creative Hub yang digagas Pemerintah Provinsi menjadi jalan untuk mewujudkan cita-cita masyarakat di Nagari dalam mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal. Apalagi saat ini Nagari Pangian terus menunjukkan perkembangan positif setelah ditetapkan sebagai salah satu nagari binaan.

"Adapun sejumlah program yang telah dijalankan di Nagari Pangian yakni pelatihan pelestarian Silek Pangian, sementara untu fasilitas internet gratis dimanfaatkan untuk promosi budaya dan pemasaran produk UMKM secara langsung melalui media digital. Bahkan, para pelaku usaha juga mulai aktif membuat konten dan melakukan siaran langsung untuk menjual produk mereka, dengan pendampingan ASN Muda yang dikoordinasikan oleh Dinas PMD," ujarnya.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....