Balai Bahasa Sumbar Perkuat Budaya Literasi lewat Komunitas dan Sekolah

  • 08 Mei 2026 11:28 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Aktivitas literasi di Sumatera Barat (Sumbar) terus tumbuh. Tidak hanya di ruang formal, tetapi juga berkembang secara mandiri di tengah masyarakat.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumbar, Rahmat, mengatakan, di Sumbar tercatat 100 taman bacaan masyarakat yang aktif menjadi komunitas sekaligus wadah literasi masyarakat. Mereka juga secara berkala menggelar berbagai kegiatan literasi secara swadaya.

Rahmat menyebut, untuk mendukung peningkatan literasi masyarakat, pemerintah telah melakukan berbagai intervensi, di antaranya melalui pemberian bantuan kegiatan. Pada tahun 2025, terdapat enam kegiatan dari komunitas literasi dan komunitas sastra yang mendapat bantuan.

“Bantuan untuk komunitas literasi seperti taman bacaan masyarakat nilainya Rp50 juta, sedangkan untuk komunitas sastra nilainya Rp150 juta. Semuanya bertujuan agar literasi di tengah masyarakat terus menyala,” ujar Rahmat kepada RRI Padang, Jumat, 8 Mei 2026.

Rahmat menjelaskan, dorongan peningkatan literasi juga dilakukan Balai Bahasa melalui sekolah. Siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas mendapat buku bacaan. Pada tiap jenjang pendidikan, sebanyak 200 siswa diberi waktu selama tiga bulan untuk membaca, memahami, mengulas, hingga menganalisis bacaan.

Pada tingkat sekolah dasar, siswa diberi buku bacaan dan didampingi guru dengan target membuat video ulasan tentang buku yang dibaca. Kemudian pada tingkat sekolah menengah pertama, siswa mendapat artikel atau jurnal populer dengan tugas membaca cepat dan mengulas poin yang dipahami.

Sementara itu, pada tingkat sekolah menengah atas, siswa diberikan buku sebagai bahan untuk membaca kritis, memahami makna yang terkandung dalam bacaan, serta memberikan respons terhadap ide-ide yang dituangkan penulis dalam karya tulisnya. “Jadi, literasi bukan sekadar membaca dan menulis, tetapi juga memahami, mengulas, dan menganalisis,” tuturnya.

Menurut Rahmat, kegiatan literasi di Sumbar akan terus meningkat. Kondisi tersebut juga didukung oleh keberadaan perpustakaan yang nyaman di Sumatera Barat, baik di lingkungan sekolah, kampus, maupun daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....