Ahli Peternakan Unand: Ayam Kokok Balenggek Bernilai Genetik Ekonomi Budaya

  • 28 Apr 2026 18:34 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Andalas (Unand), Prof. Firda Arlina menyebutkan Ayam Kokok Balenggek (AKB) sebagai salah satu sumber daya genetik unggas lokal Sumatera Barat yang bernilai penting. Nilai tersebut mencakup aspek genetika, ekonomi, dan budaya yang melekat pada masyarakat Minangkabau.

"Keunikan suara kokok bertingkat atau balenggek menjadikan ayam ini memiliki daya tarik tersendiri. Selain nilai estetika, ayam ini juga menjadi bagian dari identitas budaya lokal," ucapnya, Selasa, 28 April 2026.

Ia menyoroti pentingnya menjaga keberadaan ayam lokal tersebut di tengah berbagai tantangan. Apalagi populasi AKB saat ini mengalami penurunan. Selain itu, erosi genetik akibat persilangan tidak terkontrol serta menurunnya kualitas suara kokok turut menjadi perhatian.

“AKB memiliki keunikan yang tidak ditemukan pada ayam lokal lainnya. Suara kokok bertingkat menjadi daya tarik utama sekaligus penentu nilai ekonomi ayam ini,” ujarnya.

Firda menambahkan, pelestarian perlu dilakukan melalui pendekatan ilmiah yang terarah. Langkah tersebut meliputi seleksi tetua, sistem perkawinan terkontrol, pencatatan performa ternak, hingga pemanfaatan teknologi genetika molekuler.

Ia berharap pelestarian Ayam Kokok Balenggek dilakukan secara kolaboratif antara berbagai pihak. Dengan demikian, ayam ini tetap terjaga sebagai plasma nutfah sekaligus warisan budaya yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.

"Upaya pelestarian harus dilakukan melalui pendekatan ilmiah yang terarah, antara lain melalui seleksi tetua, sistem perkawinan terkontrol, pencatatan performa ternak, serta pemanfaatan teknologi genetika molekuler. Beberapa gen yang berkaitan dengan kemampuan vokal pada unggas, seperti FOXP2, Zenk, reseptor dopamin, dan CCKBR, dinilai penting untuk dikaji guna meningkatkan akurasi seleksi," tuturnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....