Bank Sampah Ampang Saiyo, Dukung Pembangunan PLTS
- 02 Apr 2026 11:04 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Direktur Bank Sampah Ampang Saiyo Kota Padang, Nora Fitriawati, menyambut baik rencana Pemerintah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) sebagai solusi pengelolaan sampah sekaligus sumber energi alternatif. Program ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus menghasilkan listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurut Nora, kehadiran PLTS menjadi langkah maju dalam penanganan persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di berbagai daerah, termasuk di Kota Padang. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan PLTS sangat bergantung pada kesiapan masyarakat dalam memilah sampah.
Jika sampah masih tercampur antara organik dan anorganik, kata Nora, maka proses pengolahan menjadi energi listrik dikhawatirkan tidak berjalan optimal.
“Berkaitan dengan program pemerintah, karena juga ada pencanangan untuk membangun PLTS sampah, tentu itu kami support sekali, terutama untuk mengurangi sampah di TPA," ujar Nora, Kamis 2 April 2026. "Cuma gimana nanti kalau sampahnya belum dipilah, masyarakatnya tidak terbiasa, nanti masalah sampahnya bercampur, gimana itu nanti pembangkit listrik tenaga sampahnya akan bekerja."
Sebagai langkah antisipasi, pihak Bank Sampah Ampang Saiyo kini fokus menyiapkan masyarakat melalui peningkatan jumlah nasabah dan edukasi pemilahan sampah sejak dini. Hal ini dinilai penting agar masyarakat siap ketika program PLTS benar-benar diterapkan.
“Yang kami lakukan sekarang itu menyiapkan masyarakat sebanyak-banyaknya, nasabah sebanyak-banyaknya agar mereka siap nanti ketika sudah ada fokus benar-benar harus memilah sampah,” jelas Nora.
Selain itu, pihaknya juga terus mengedukasi masyarakat untuk mengurangi produksi sampah dari sumbernya, dengan membatasi konsumsi barang yang berpotensi menjadi limbah.
“Yang menghasilkan sampah jangan kita beli, jangan kita konsumsi. Kalau hasil yang kami dapatkan banyak berarti masih banyak yang memakai barang-barang yang menghasilkan sampah, tapi kalau sedikit itu sebenarnya bagus, berarti mereka sudah mulai mengurangi,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....