IMLF Keempat Hadirkan Festival Randai Luhak Nan Tigo
- 31 Mar 2026 11:33 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - International Minangkabau Literacy Festival ke-4 (IMLF-4) yang digelar di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 3–7 Juni 2026 akan dimeriahkan dengan Festival Randai Luhak Nan Tigo. Festival ini menghadirkan pertunjukan randai yang dimainkan siswa-siswi SLTA, SMP, serta kelompok nagari. Kegiatan tersebut bertujuan merawat seni tradisi randai sekaligus memberikan kesempatan tampil dalam event internasional yang dihadiri delegasi dari puluhan negara.
Ketua IMLF-4, Sastri Bakry, Selasa, 31 Maret 2026 mengatakan festival randai ini menjadi yang pertama kali digelar sejak pelaksanaan IMLF. Ia berharap Festival Randai menjadi daya tarik tersendiri bagi para delegasi internasional untuk menyaksikan kesenian tradisional Minangkabau yang dikemas sesuai perkembangan zaman. Sastri Bakry juga merupakan penerima Anugerah Pelestari Budaya Nusantara di Melaka, Malaysia pada Oktober 2023.
Sementara itu, Penanggungjawab Festival Randai IMLF-4 – 100 Tahun Jam Gadang, Moh. Nurzen yang akrab disapa Inyiak Wali, menyebutkan festival ini mengusung kategori randai kontemporer dengan usia peserta minimal 15 tahun. Peserta berasal dari SLTA, SLTP, maupun nagari di wilayah Luhak Nan Tigo dengan jumlah anggota minimal lima orang dan maksimal 15 orang.
"Durasi pertunjukan ditetapkan antara 10 hingga 15 menit dengan tema cerita bebas. Peserta diperbolehkan menggunakan kostum orisinal sesuai tema serta musik tradisional Minangkabau atau musik kontemporer yang relevan. Selain itu, naskah pertunjukan wajib diserahkan paling lambat 30 April 2026 untuk proses kurasi," kata Moh. Nurzen.
Moh. Nurzen menambahkan, pendaftaran dilakukan secara daring dengan biaya Rp200.000 per grup. Panitia juga menyiapkan hadiah bagi para pemenang, yakni terbaik pertama Rp3 juta, terbaik kedua Rp2 juta, dan terbaik ketiga Rp1 juta, lengkap dengan trofi dan sertifikat. Festival Randai ini diharapkan menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kesenian Minangkabau ke dunia internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....