Tradisi Rayo Anam Momentum Penguatan Nilai Religius di Pasaman Barat

  • 29 Mar 2026 00:07 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Tradisi Raya Enam (Rayo Anam) di Surau Buya Lubuak Landua, Nagari Lubuak Landua Aua Kuniang, Kabupaten Pasaman Barat, berlangsung khidmat pada Sabtu, 28 Maret 2026. Tradisi tahunan yang identik dengan ziarah dan silaturahmi kepada ulama tersebut menjadi momentum penguatan nilai religius sekaligus potensi pengembangan wisata religi daerah.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menilai, Rayo Anam tidak hanya memiliki nilai spiritual. Akan tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata religi.

“Kita patut berbangga karena tradisi ini tetap terjaga. Ke depan, Lubuak Landua tidak hanya menjadi tujuan wisata lokal, tetapi perlu didorong menjadi destinasi wisata religi hingga tingkat internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan generasi muda dalam menjaga serta mengembangkan potensi daerah. “Dengan kebersamaan, cita-cita pembangunan daerah dapat terwujud. Mari kita berusaha dan berdoa agar Pasaman Barat semakin maju,” katanya.

Sementara itu, perwakilan keluarga Buya, Indra, menyampaikan terima kasih atas kehadiran bupati beserta rombongan. Ia menilai kehadiran pimpinan daerah menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi dan kearifan lokal.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati dan rombongan. Kegiatan manjalang buya ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembersihan hati,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga kedamaian dan keharmonisan di nagari. “Apapun dinamika yang terjadi, mari diselesaikan dengan kepala dingin. Kita bersandar kepada Allah untuk menciptakan suasana yang damai dan tenteram,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....