Festival Indang dan Alek Nagari di Pariaman

  • 28 Mar 2026 09:53 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Wali Kota Pariaman, Yota Balad membuka Festival Indang dan Alek Nagari Desa Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Laga-Laga Desa Koto Marapak, Jumat, 27 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar perlombaan. Namun, juga menjadi upaya nyata dalam menjaga akar budaya Minangkabau agar tetap relevan di tengah modernisasi.

Menurutnya, festival dan alek nagari ini menjadi wadah bagi generasi milenial dan generasi Z. Mereka diharapkan mampu menunjukkan diri sebagai pewaris kekayaan budaya Pariaman.

“Kegiatan ini sangat baik dilaksanakan, karena kita tidak ingin seni budaya ini hanya menjadi catatan sejarah. Festival ini adalah panggung bagi generasi milenial dan Gen Z untuk menunjukkan bahwa mereka adalah pewaris sah kekayaan budaya Pariaman,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Kota Pariaman bukan sekadar wilayah geografis, melainkan rahim bagi kekayaan budaya yang luar biasa. Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen menjadikan pariwisata berbasis budaya sebagai motor penggerak ekonomi.

“Hari ini, kita kembali menghidupkan marwah tersebut melalui Festival Indang dan Alek Nagari. Kepada seluruh peserta festival, tampilkan kemampuan terbaik dengan semangat sportivitas dan kegembiraan,” tuturnya.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Koto Marapak, Ahmad Hadi Fachrudin mengatakan alek nagari ini dilaksanakan selama enam hari. Kegiatan ini diisi dengan berbagai perlombaan tradisional yang terbuka untuk umum.

“Festival ini bukan sekadar acara hura-hura, melainkan bukti nyata bahwa pepatah ‘Saciok bak ayam, sadantiak bak basi’ masih hidup kuat di desa kita,” ucapnya.

Ia menyebutkan sejumlah perlombaan yang digelar, seperti lomba cabur dan tambua tasa tradisi. Selain itu, setiap malam juga ditampilkan pertunjukan indang dari peserta kota maupun kabupaten.

Menurutnya, alek nagari menjadi panggung bagi generasi muda di tengah arus globalisasi. Masyarakat ingin anak-anak muda tetap bangga memegang rebana dan melestarikan budaya.

“Kepada Pemerintah Kota Pariaman, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Kepada para peserta, selamat berlomba dan mari menjaga warisan budaya agar tidak hilang ditelan zaman,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....