Museum Rahmah El Yunusiyyah Dinilai Layak Jadi Destinasi Edukasi Sejarah

  • 13 Mar 2026 20:12 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Museum Pahlawan Nasional Rahmah El Yunusiyyah dinilai layak menjadi destinasi edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Cagar budaya tersebut menyimpan jejak penting perjuangan Rahmah El Yunusiyyah, tokoh pendiri Perguruan Diniyyah Puteri yang dikenal sebagai perempuan pelopor pendidikan Islam di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, saat mengunjungi museum yang berada di Kelurahan Pasar Usang, Kota Padang Panjang, Jumat 13 Maret 2026. Menurut Fadli Zon, museum tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat penting karena menyimpan berbagai jejak perjuangan Rahmah El Yunusiyyah dalam memajukan pendidikan, khususnya bagi perempuan di Indonesia.

“Tempat ini sangat penting untuk dikunjungi agar masyarakat dapat melihat langsung jejak sejarah perjuangan Rahmah El Yunusiyyah serta memahami kontribusinya terhadap pendidikan perempuan di Indonesia,” ujarnya.

Fadli Zon menilai sosok Rahmah El Yunusiyyah merupakan figur penting dalam sejarah pendidikan dan pergerakan perempuan di Indonesia. Ia menyebut keberanian Rahmah mendirikan lembaga pendidikan khusus perempuan pada usia 23 tahun sebagai langkah besar yang memberikan dampak luas bagi perkembangan pendidikan di tanah air.

Dalam kunjungan tersebut, Fadli Zon didampingi Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri, Fauziah Fauzan El Muhammady, serta Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bukit Surungan, Faiz Fauzan El Muhammadi Datuak Bagindo Marajo.

Sementara itu, Fauziah Fauzan El Muhammady berharap kunjungan Menteri Kebudayaan tersebut dapat semakin memperkuat perhatian pemerintah terhadap pelestarian sejarah serta nilai-nilai perjuangan Rahmah El Yunusiyyah, khususnya dalam pengembangan pendidikan perempuan di Indonesia.

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, juga mengapresiasi kunjungan Menteri Kebudayaan ke museum tersebut. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menjadi motivasi bagi daerah untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan sejarah serta nilai pendidikan yang telah diwariskan oleh Rahmah El Yunusiyyah.

Pada kesempatan itu, rombongan meninjau langsung berbagai koleksi serta dokumentasi sejarah perjuangan Rahmah El Yunusiyyah yang mendirikan Perguruan Diniyyah Puteri pada tahun 1923.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....