Mengenal Kayu Gaharu dan Manfaatnya
- 20 Mei 2024 20:12 WIB
- Padang
KBRN, Padang : Pohon gaharu (Aquilaria malaccensis) adalah pohon asli hutan hujan Asia Tenggara. Tanaman tersebut dapat dijumpai di Bangladesh, Bhutan, India, Indonesia, Iran, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, dan Thailand.
Gaharu merupakan tumbuhan tropis yang memiliki banyak manfaat, terutama pada bagian getah membeku dari batang, yang biasanya disebut sebagai gubal. Komposisi kimia dalam gubal gaharu memberikan manfaat tersendiri, antara lain sebagai bahan parfum, obat batuk, anti bakteri, anti jamur, dan insektisida.
Gubal adalah bagian kayu berwarna hitam dari pohon penghasil gaharu yang beraroma kuat. Gubal gaharu atau bagian kayu yang masih muda terdiri dari sel-sel yang masih hidup.
Bagian ini terletak di sebelah dalam kambium dan berfungsi sebagai penyalur cairan dan tempat penimbunan zat-zat makanan. Gubal terbentuk sebagai respons infeksi oleh perlakuan fisik, fungi, ataupun serangga, baik secara alami maupun diinduksi dengan sengaja, sehingga fitoaleksin terbentuk sebagai pertahanan diri tumbuhan
Gubal ini punya nilai sangat tinggi di pasaran karena aromanya yang lebih kuat dibanding kayu gaharu itu sendiri. Harga gubal dari Gaharu super yang ada di pasaran mencapai nilai ratusan juta, sedangkan untuk kayu dari pohon Gaharu itu sendiri bernilai sedikit lebih rendah.
Hampir seluruh bagian dari pohon gaharu mempunyai nilai jual tinggi, karena banyak manfaat didapat dari kayu gaharu, antara lain :
1. Bahan parfum, sabun dan lilin aromaterapi
Aroma khas yang dimiliki oleh kayu gaharu membuat pohon ini kerap digunakan oleh masyarakat Timur Tengah, seperti Saudi Arabia, Yaman, Mesir, Oman, dan negara lainnya sebagai bahan untuk pengharum tubuh atau ruangan. Selain itu, kayu gaharu juga sering digunakan sebagai bahan pembuatan lilin aromaterapi karena dinilai memiliki efek yang menenangkan dan mampu menghilangkan stres.
2. Obat herbal
Kayu gaharu juga bermanfaat sebagai obat. Beberapa bagian pohon gaharu, seperti daun, akar, kulit, dan buahnya kerap digunakan sebagai campuran ramuan obat tradisional atau jamu, teh daun gaharu dan kopi. Kayu gaharu juga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti kencing manis, darah tinggi, rematik, asma, gangguan ginjal, dan masih banyak lagi.
3. Bahan pengawet
Masyarakat di wilayah Asia Timur, seperti Cina, Korea, Taiwan, dan Jepang telah lama memanfaatkan kayu gaharu sebagai bahan baku pengawet untuk produk parfum atau kosmetik. Hal ini karena kayu gaharu memiliki kandungan zat antitoksin dan anti mikroba yang aman untuk digunakan sebagai bahan pengawet. Selain itu, bangsa Mesir kuno juga memanfaatkan kayu gaharu dan berbagai rempah lainnya untuk dijadikan bahan mengawetkan mumi.
4. Sering digunakan dalam upacara keagamaan
Kayu gaharu juga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas kebudayaan serta ritual keagamaan. Gaharu yang berbentuk serbuk, biasanya akan dibakar untuk dupa sebagai bentuk ritual keagamaan Hindu, Budha, Tao, Konghuchu, dan Katolik. Aroma khas yang terdapat di dalam kayu gaharu dipercaya mampu untuk menyucikan tempat upacara dan peralatan ibadah keagamaan. Selain itu, minyak gaharu juga dapat digunakan untuk bahan wewangian upacara keagamaan dan sarana peribadatan. Bahkan kayu gaharu juga kerap digunakan untuk bahan pembuatan tasbih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....