Jejeng dan Angga Ceritakan Peran Radio di tengah Perubahan Zaman

  • 19 Sep 2026 04:48 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Radio tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga berperan sebagai sumber informasi bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian dari cerita Jejeng dan Angga dalam program Sabana Pagi menjelang Hari Radio Nasional 2026.

Jejeng dari Arbes FM 101 mengenang pengalaman ketika gempa Sumatera Barat terjadi pada 2009. Saat itu, radio tempatnya bekerja mengalami kerusakan sehingga aktivitas siaran harus terhenti sementara.

Meski demikian, Jejeng tetap menjalankan peran sebagai reporter untuk menyampaikan perkembangan kondisi di Padang. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke sejumlah radio di Jakarta melalui jaringan komunikasi yang masih tersedia.

Kondisi tersebut membuat radio menjadi salah satu sumber informasi masyarakat setelah bencana. Pendengar mengandalkan siaran untuk memperoleh kabar mengenai kondisi daerah dan keberadaan keluarga.

Pengalaman serupa juga dirasakan Angga yang saat itu masih remaja dan mulai mengenal dunia radio. Ia mengingat bagaimana radio memberikan kedekatan karena penyiar terasa seperti teman ketika menemani aktivitas sehari-hari.

Menurut keduanya, perkembangan teknologi memang mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Namun, kemunculan media sosial dan AI juga membuat masyarakat menghadapi tantangan baru dalam membedakan informasi yang benar dan keliru.

Kondisi tersebut membuat radio tetap memiliki ruang sebagai media yang mengedepankan proses penyampaian informasi. Jejeng dan Angga menilai interaksi dengan pendengar serta kredibilitas menjadi kekuatan yang perlu terus dijaga di tengah perubahan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....